Minggu, 04 November 2012

Bahasa Indonesia dan Tingkat Nasionalisme


Saat sekarang ini bahasa Indonesia di seluruh daerah daerah di Indonesia mengindikasikan sudah dipakai sebagai bahasa penghantar semua kegiatan yang dilakukan daerah di Indonesia. Hal ini terlihat bahwa orang berbahasa daerahnya sendiri sudah tidak dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Semua sudah dilakukan dengan pengantar bahasa Indonesia.

Meskipun memang ada beberapa daerah yang tetap melestarikan bahasa daerahnya dengan di kantor setiap hari tertentu diharuskan berbahasa daerah dengan sesame teman sejawatnya. Pun ada keluarga yang juga tetap melestarikan bahasa daerahnya dengan tetap mengajarkan anaknya berbahasa daerahnya agar bahasa ini tidak punah.

Namun sebagian besar sudah tidak melakukan itu lagi ,banyak yang sudah berpendapat bahwa saya adalah orang Indonesia dan berbahasa Indonesia. Begitulah masyarakat sudah sering menggunakan pernyataan itu bila ditanyakan kenapa tidak menggunakan bahasa daerahnya.


Alasan
Alasan apa yang dipakai masyarakat yang mendidik bahasa ibu menjadi nomor dua ini ya kebanyakan adalah agar lancar berbahasa Indonesia, sehingga bisa mengimbangi berbicara bila ada tamu dari kota lain yang dating dia dan anaknya tidak kikuk lagi menggunakan bahasa Indonesia. Jadi hal ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang dipakai pertama dalam berbahasa, daripada bahasa daerahnya.

Ketika ditanya kenapa alasan ini dipakai apakah tidak sayang pada Bahasa Jawa bila nanti punah ditelan masa? Lalu ada yang berkisah bahwa ketika anak-anaknya berkumpul dengan saudaranya, anak itu hanya diam dan senyum-senyum karena semua saudaranya datang dari Jakarta. Orang tua merasa kasihan melihat semua ini. Anaknya tidak bisa berkomunikasi lancar dengan saudaranya yang ada di Jakarta.

Hal ini mempunyai dampak bamyaknya siswa yang sudah tidak bisa lagi menggunakan bahasa daerahnya. Banyak guru yang terpaksa harus tertawa menahan lucunya jawaban yang ada dalam muatan lokalnya yaitu pelajaran Bahasa Jawa. Hal ini dikarenakan siswa sejak kecil sudah dibiasakan memakai bahasa Indonesia, sehingga justru memakai bahasa daerahnya sudah tigak bannyak yang dia kenal lagi. Dia hanya sering mendengar ayah dan ibu ayau orang tuanya dengan kakek dan neneknya berbahasa jawa tapi padanya tidak dibiasakan untuk ikut berbahasa jawa,akibatnya yang didengar sulit diaplikasikan atau diterapkan kedalam soal yang diterima di sekolahnya.

Agak lumayan bila sudah ada di kelas atas karena pelajaran yang dia terima sudah relatif lebih lama. Namun bila dilihat dari pengerjaan soal dari kelas bawah yang baru saja diperkenalkan belajar bahasa jawa dari gurunya,memang terlihat disini menggelikan sekali.

Semua ini menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia yang utama dipakai masyarakat di Indonesia khususnya di Jawa Tengah

Dengan adanya perilaku berbahasa Indonesia ini bisa diartikan nasionalisme di Indonesia sepetulnya sudah terwujut karenamelihat perilaku bahasa Indonesia yang digunakan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Ada pepatah bahasa menunjukkan bangsa. Kebiasaan bahasa Indonesia yang dipakai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah perilaku ke-Indonesia-an melalui berbahasa Indonesia, Dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober l928 juga disebutkan “kami putra-putri Indonesia berbahasa satu, Bahasa Indonesia”. Sejarah yang melatarbelakangi adalah bersatunya para pemuda Jong Java, Jong Ambon, Jong Sumatra, Jong Celebes dan lain-lain bersatu berkumpul tidak secara kedaerahan lagi melawan penjajahan Belanda secara terorganisir.

Jadi lengkaplah sudah bahwa ke Indonesiaan di tunjukkan dengan berbahasa Indonesia. Meskipun bermacam-macam suku bangsa di Indonesia mereka tetap dipersatukan dengan bahasa Indonesia. 

Namun sekarang ini pula banyak dikeluhkan bahwa nasionalisme mulai luntur. Indikator atau kecenderungan yang nampak adalah banyaknya perkelahian, tawuran dan segala bentuk-bentuk perpecahan yang terjadi di antara masyarakat.

Memang harus diakui bahwa hal itu benar-benar terjadi,dan sangat memprihatinkan. Hal itu pula yang menjadikan para ahli cerdik cendekia, lalu mengadakan pemikiran kembali tentang bentuk kesatuan yang harus dikembangkan di republik ini.
Bagaimana penyelesaian masalah ini? Apakah bahasa juga bisa berperan untuk ini semua?

Dalam masyarakat jawa terdapat bahasa yang bertingkat tingkat yang digunakan kesehariannya. Untuk orang tua untuk yang lebih tua dan untuk teman sebaya yaitu Basa Ngoko, Krama Andhap dan Krama Inggil. Meskipun terkesan sulit namun tingkat-tingkat dalam bahasa Jawa ini bisa menjadi sekat tersendiri bagi penahanan suatu emosi. Ketika seseorang sedang berhasa dengan temannya datang yang lebih tua, dia akan mengganti percakapannya dengan yang lebih halus, begitu pula bila lalu berhadapan dengan orang tua atau yang dihormati dia akan memakai bahasa karma inggil yang halus.

Pada orang yang baru kenal, dia akan menempatkan diri dengan krama atau bahasa yang halus. Jadi disini, nampak sekali bahwa seseorang selalu dihadapkan dengan menahan diri yang amat sangat. Ini berpengaruh banyak pada perilaku yang bersahaja, bijak, tidak tergesa gesa.

Berbahasa seperti ini tidak akan terjadi kemarahan yang luar biasa atau tidak terkendali, karena terbiasa menahan diri. Dalam hubungannnya dengan nasionalisme yang selalu mengedepankan kebersamaan hal ini sangatlah mendukung. Berbahasa yang halus dan santun akan berpengaruh positif dalam dukungannya terhadap kebersamaan.

Beberapa perusakan dan tindak anarkhi, menunjukkan bahwa kebanggaan terhadap kebangsaan sudah mulai kurang atau sudah tidak ada karena bila kebanggaan terhadap bangsa masih ada tindakan anarkhi dan perusakan itu akan berganti dengan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia dan selalu menjaga apa yang dipunyai bangsanya. Jangankan merusak yang ada hanya memuja bangsanya, tertuang dalam puisi ataupun lagu yang keluar dari hati yang tulus seorang anak negri.

Seperti yang dilakukan seorang Khairil Anwar yang membuat puisi tentang pahlawan pejuang Indonesia, ataupun Ismail Marzuki yang membuat Rayuan Pulau Kelapa, dan syair romantis lainnya yang digubah kedalam lagu. Lagu yang amat bagus yang selalu menjaga bangsa Indonesia dari cerai berai dan menjaga dalam kebanggaan bangsa Indonesia.

Dalam hubungan nasionalisme, bila merunut dalam bahasa jawa yang bertungkat tingkat dan menimbulkan rasa untuk menahan perasaan dan menempatkan diri dalam berbahasa yang berdampak positif. Maka bila itu diterapkan dalam bahasa Indonesia bisa dilihat dari bahasa bakunya.

Bila bahasa Indonesia dilakukan dengan bahasa baku yang sopan santun terhadap sesame saudara setanah airnya maka hal ini akan menjadikan dampak yang positif pula bagi persatuan dan kesatuan bangsa.Karena semua bersama berkata dan berbahasa yang baik dan itu akan menjadikan hubungan antar golongan antas suku menjadi baik karena ikatan bahasa baku yang baik dan santun.

Bila yang terjadi sebaliknya, yaitu berbahasa tidak baku kasar saling mengunggulkan daerahnya masing-masing maka yang terjadi adalah perpecahan karena memang Indonesia tidak berasal dari satu suku tapi banyak suku, sehingga untuk mempersatukan harus ada sesuatu yang mengikat yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia pun harus yang berkualitas untuk dapat menjadi pemersatu yang baik. Yaitu Bahasa Indonesia yang baku.

(Novi Saptina)

Minggu, 15 Juli 2012

Cara Baru Untuk “Berumah”


           Ada banyak cara dalam berusaha pada saat sekarang ini. Memang manusia juga diharuskan berusaha dalam kehidupannya di dunia ini. Ketika manusia di dunia ini diciptakan, dia harus memenuhi kebutuhannya dan pada jaman sekarang manusia memenuhi kebutuhannya dengan berusaha bekerja mendapatkan uang,sehingga dengan mendapatkan uang itu bisa membeli barang-barang untuk memenuhi kebutuhannya.
         Namun  sayang dalam kenyataaanya banyak orang mengeluhkan, bagaimana pemenuhan kebutuhan sekarang gampang-gampang susah. Sudah mendapatkan pekerjaan dan bekerja menurutnya sudah keras tapi untuk mendapatkan rumah yang diidamkan sangat jauh dari kenyataan. Karena harga rumah yang sangat mahal bila dibandingkan dengan pendapatan dan kebutuhan
          Menyelenggarakan rumah tangga memang mahal, tapi itu kewajiban seseorang sebagai hamba Tuhan yang diturunkan di bumi untuk menjadi pemenang kehidupan,maka bagaimananpun mahalnya penyelenggaraan rumah tangga harus dijalani dengan hati yang lapang dan terbuka.Tetap bergembira dalam keluarga, tetap tersenyum memberikan kasih sayang pada keluarga dan sesama, tetap bersyukur pada Yang Maha Pencipta karena diberi kesempatan untuk menikmati indahnya kebersamaan.
         Termasuk dalam upaya memiliki rumah harus tetap diupayakan, demi kebutuhan kebahagiaan keluarga.

Cara Cerdas
            Ada suatu solusi untuk memiliki rumah dengan bergabung di Rumah 123, sebuah wadah yang beraktifitas mengenai rumah. Dengan bergabung disini anda  mempunyai dunia yang luas dalam berwawasan tentang rumah. Aktifitas  disini berbagai macam.
            Mungkin dengan beraktifitas disini anda akan terbuka berbagai jalan untuk mendapatkan rumah, entah itu mulai dari lomba sampai dengan hadiah rumah gratis dan sebagainya. Namun yang jelas semua kegiatan  disini menantang anda untuk tidak berputus asa menjalani hidup dan jalan memiliki rumah idaman. Selamat berjuang memiliki rumah idaman.semangat.

(Novi Saptina)

Rebutan Rumah Gratis 


Mudah Cari Rumah





 

Senin, 02 Juli 2012

PENGGING, Pemandian Raja Kraton Kasunanan Dulu Kala


               Ada yang unik disini, pemandian ini tetap dipertahankan asli seperti ketika raja-raja Kasunanan dan keluarganya mandi berenang disini. Umbul Pengantin, kolam pemandian yang airnya sangat jernih sekali,bangunannya tetap dipertahankan khas keratin dengan tembok tebal kokoh genteng sirap dengan ukiran motif keratin Surakarta hadiningrat di Solo.
                Memang begitulah, pohon2 besar yang rindang yang terdiri dari pohon beringin membuat suasana sejuk dan asri. Berkunjung kesini bisa sekalian menghayati bagaimana tingginya selera dan inspirasi raja-raja jaman dahulu. Tidak heranlah wibawa raja itu terpancar dan terus bertambah.

PECEL WADER
                Hidangan khas disini adalah pecel wader yaitu sayuran dengan saus sambel kacang, namun dipadukan dengan baby fish goreng, ikan kecil-kecil yang jenisnya bernama Ikan Wader digoreng sangat guring menemani nasi pecel itu. Jadilah makan siang yang kombinatif. Sayuran dan protein tinggi ikan yang dimakan semuanya hingga tulang, kalsiumnya bagus. Hidangan ini juga bisa dipelajari dan diterapkan dalam menu makan siang kita sehari-hari. sehat dan enak

LETAK PENGGING
                Desa Pengging yang terdapat pemandian raja keratin itu terletak 20 km sebelah barat kota Solo.Jadi Bila anda semua ke kota Solo jangan lewatkan berenang disini,sambil menikmati asrinya pemandangan asli kolam renang raja keraton dan keluarganya. Tidak bombastis ataupun glamour tapi inspiratif dan eduhistory. ( Novi Saptina )

Senin, 26 September 2011

Rejeki Ramadhan Untuk Pembangunan Diri

         Selalu dimana-mana ditulis bahwa Ramadhan membawa berkah,bahkan pada iklan-iklan pun juga terpengaruh dengan kata-kata ini yaitu Rejeki, berkah Ramadhan,dll meskipun itu untuk iklan HP, mobil, barang-barang elektronik sampai iklan mall dan swalayan. Bahwa diskon –diskon itu sebagai berkah Ramadhan dan Rejeki Ramadhan. Padahal kalau dipikir itu juga sudah bagian dari proses taktik dagang dalam me-manage barang-barang dagangannya dari hari kehari sampai akhir bulan,
            Namun apapun komentar dan perilaku pasar itu semua menunjukkan bahwa keyakinan masyarakat sangat kuat sekali bahwa Ramadhan itu membawa berkah. Dan kenyataannya memang demikian adanya. Ramadhan itu didatangkan oleh Allah yang Maha Segala Maha itu,untuk manusia sebagai bulan yang sangat spesial sekali,dia didatangkan dalam keadaan yang sangat istimewa. Allah mengharuskan hambanya untuk berpuasa seperti yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu sebelumnya agar hamba-Nya itu beriman dan bertaqwa.
            Aplikasinya dengan berpuasa melaksanakan perintah dari penciptanya dan melaksanakan perintah dari-Nya itu hamba tersebut akan bertambah yakin akan segala kuasa Allah, Tuhan Yang Maha Segala Maha itu.


HADIAH  DARI ALLAH
            Untuk semua tugas itu Allah juga tidak begitu saja memberikan tugas yang berat berpuasa sebulan penuh. Namun Allah memberikan hadiah-hadiah dan pengamanan yang ketat selama bulan ini. yaitu,selama bulan ini berlangsung, Allah mengurung dan mengikat para setan-setan hingga tidak bisa bergerak untuk menggoda manusia. Dengan demikian manusia aman dari setan selama bulan puasa . Sedangkan hadiah-hadiah yang diberikan adalah tiga termin waktu yang dibagi dalam bulan ini. Dari 30 hari puasa dibagi tiga bagian yaitu sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua dan sepuluh hari ketiga.  
Hadiahnya adalah berkah,ampunan dan maghfirah. Lengkaplah sudah tiga puluh hari itu jika manusia menjalankan puasa dengan benar betapa sempurna sudah kehidupan manusia itu. Sudah diberi berkah oleh Allah, dosanya diampuni dan yang terakhir adalah segala keinginannya dikabulkan Allah.
            Kalau sudah seperti itu manusia mau apa lagi sudah lengkap sekali hidupnya. Bahkan ada satu lagi yaitu malam Lailatul Qadar yaitu pada bulan ini Allah pun menghadiahkan pada hambanya sebuah malam yang membahagikannya, pada saat itu suasana sangat hening sunyi dan menentramkan hati. Pohon dan seluruh isi alam menyeru kebesarah Allah luar biasa bagusnya. Malam ini diperuntukkan pada hambanya yang berpuasa secara ikhlas penuh rendah hati, tidak karena siapa dan apa, namun hanya semata karena Allah. Dalam hari-harinya diisi dengan tutur kata yang baik tindakan yang baik,sangat baik bahkan aksi sosial tanpa pamrih,yaitu menolong sesama yang membutuhkan. Manusia satu yang berpuasa juga harus memberi bagi manusia lain.
            Manusia yang sangat baik itu akan mengalami dimana dia terjaga dalam suatu malam yang sangat takjub itu, suatu pengalaman yang akan mengangkat derajatnya yang sangat tinggi.Dia akan menjadi manusia baru dengan kepribadian yang sangat mulia sukar dilukiskan dengan kata-kata. Namun beruntunglah manusia yang akan mendapat hadiah-hadiah Allah seperti yang dijanjikan itu.

SEMANGAT KEBEBASAN
            Untuk semua itu manusia berlomba-lomba berbuat baik berlomba memberi dan pula berlomba berbagi. Dan dalam semangat kebebasan itupun Allah membolehkan kompetisi itu terjadi. Kaya boleh, miskin boleh berlomba untuk ini, karena bagi Allah yang di matanya bukan yang kaya ataupun yang miskin tapi yang bertaqwa padanya. Yaitu yang menjalankan apa yang diperintahkan dan tidak menjalankan yang dilarang.
            Akhirnya gerakan memberi sesama manusia ini terjadi di bulan ini karena semuanya ingin mendapatkan hadiah yang ada di bulan istimewa ini. Namun rambut sama hitam isi kepala berbeda-beda. Maka cara berlomba dalam hal ini pun berbeda-beda pula. Ada yang berbalut pamer, ada yang maju saja tanpa makna, namun Allahpun tidak apa-apa meskipun nanti tentunya akan berdeda dimata Allah, tapi siapa nyana dan siapa sangka pada siapa Allah akan memberikan hadiah-hadiah itu adalah rahasia dan kuasa Allah, manusia tidak bisa mengadili dan memberi keputusan berdasarkan akal fikirannya.


REJEKI RAMADHAN UNTUK PEMBANGUNAN DIRI
            Dari semangat memberi itu, akhirnya memang atas ijin Allah juga banyak yang mendapatkan rejeki Ramadhan atau lebaran ini. Entah itu dari hadiah THR, atau tiba-tiba dari orang yang dikehendaki Allah untuk memberi, sungguh suatu rahasia Allah yang sangat luar biasa.
            Terbukti memang banyak yang mengalami mendapatkan dana lebaran yang tak terdua yang dikehendaki oleh Allah.Namun rejeki ini memang lebih baik untuk tidak dihambur-hamburkan sebagai uang lebaran. Namun diberdayakan untuk pembangunan dirinya.
            Disaat bulan syawal sesudah Idul Fitri tiba, maka saat itulah saat untuk menata kembali untuk menggunakan uang itu bisa berbagai hal. Bisa untuk modal usaha, yang tentunya akan menghasilkan perputaran uang yang akan berguna untuk pembangunan diri. Banyak pula cara yang dilakukan, bisa untuk modal yang sifatnya intelektual, mengikuti dulu berbagai kursus dan komunitas usaha sehingga akan terjadi jaringan usaha yang lebih luas lagi. Dan masih banyak lagi yang bisa dijalankan untuk pembangunan diri.
            Dengan semangat Ramadhan yang telah dijalankan benar-benar itu tentunya juga akan berbekas dan akan mengikuti sesudah Ramadhan. Apalagi hadiah-hariah mental spiritual dan hadiah material yang sudah dijanjikan oleh Allah ini tentunya akan membawa kesuksesan untuk pembangunan diri manusia tersebut. Dengan kerjasama Allah yang mengikuti hambanya yang dicintainya karena amalannnya, maka hamba ini akan sukses untuk membangun dirinya menjadi manusia yang meningkat derajatnya.


Dra Novi Saptina
Guru SD Muhammadiyah 1 Surakarta
Jl. Kartini No 1 Solo

Minggu, 31 Juli 2011

LIBURAN, LIBURAN, LIBURAN


 
Bagaimana liburan anda kali ini? Diharapkan menyenangkan ya. Karena liburan adalah hal yang ditunggu-tunggu setiap orang, bukan saja pelajar dan pekerja tapi ya memang semua manusia yang bergerak secara rutin akan mempunyai keinginan untuk rehat sejenak dari kerutinan itu sehingga bisa kembali pulih tenaganya untuk kembali menjalankan tugas kerutinannya dengan batere yang penuh

LIBURAN SEKOLAH
Meski liburan bukan milik anak sekolah saja, namun even-even liburan seringkali disesuaikan waktunya dengan liburan sekolah.Jawabnya tidak lain adalah persoalan waktu iisangat mudah menyesuaikan dengan liburan sekolah. Karena pada keluarga yang mempunyai anak pasti ayah dan ibu menyesuaikan cuti libur kerjanya menyesuaikan libur anak,praktis karena bisa menyertai anak dalam liburannya. Sebaliknya kalau orang tua tidak berbuat seperti ini, sama saja anak juga akan hanya berada dirumah saja tidak bisa pergi sendirian,atau seorang anak rawan kejahatan bila dibiarkan sendirian tanpa panduan dari orang dewasa.
Begitulah mengapa liburan selalu indentik dengan libur anak sekolah,sekarang bagaimana kita menyikapi liburan ini?


SESUAI DENGAN KEBUTUHAN
Untuk menikmati liburan hendaknya jangan mabuk libur-libur dan cepat cepat berlibur berangkat,demikian. Tapi pelajari kebutuhan tempat yang bisa bermanfaat bagi anak dan orang tuanya. Pada intinya liburan adalah mengistirahatkan diri dari rutinitas dan mengisi diri dengan sesuatu kegiatan sehingga bisa berkarya lagi dengan segar.
Selanjutnya perlu lagi persiapan yang matang agar jangan sampai kegiatan liburan penuh penyesalan.karena sesuatu yang tidak dipersiapkan dengan teliti akan banyak menimbupertentangan pertentangan yang tidak berarti diantara keluarga karena panik atas sempitnya waktu.
Dan yang terakhir masing-masing anggota keluarga harus siap-siap sabar hati dalam menerima apa yang terjadi pada liburan. Karena tidak jarang liburan banyak permasalahan di lapangan yang menuntut kesabaran.Bila seluruh anggota keluarga tidak mempersiapkan akan  menjadikan tidak enak dan merusak suasana. Jadi liburanlah dengan sabar dan besar hati.

(Novi Saptina)

Sabtu, 28 Mei 2011

Pelaksanaan Pendidikan Alternatif


Belajar itu asyik
Jaman sekarang menuntut pendidikan sekolah berbenah diri terus mengikuti pengaruh-pengaruh yang muncul.  Seluruh jajaran harus bersatu padu memedulikan permasalahan pendidikan ini. Tidak berlebihan dikarenakan siswa-siswa yang bersekolah sekarang atau mahasiswa yang sedang menempuh studinya, mereka adalah yang jelas akan menggantikan generasi sekarang ini.
Permasalahannya bagaimana keadaan atau kondisi sekarang ini apakah kondusif untuk permasalahan pendidikan?



Belajar dimana saja


Tempat belajar bagi siswa sekarang bisa dimana saja. Siswa dalam belajar tidak usah terpaku pada kelas-kelas dan meja kursi yang formal, namun pada alam yang luas dan lingkungan yang memberikan inspirasi dan pemikiran baru yang manyenangkan bagi siswa,dan siswa bukanlah siswa yang mendaftar di suatu sekolah dan membayar sekian. Namun siswa bisa saja anak yang haus akan pendidikan dan berhak mendapatkan pendidikan dan kaum cerdik cendekia, kaum dermawan dan kaum hartawan yang berkesempatan untuk mengambil mereka dan dididik sebagai anak bangsa yang berpotensi  bagi bangsanya.
Alam adalah tempat belajar yang sangat bijak. Dibawah pohon yang ridang bagaimana kita dan anak didik memandang lepas horizon ciptaan Tuhan itu. Rasanya tidak ada lelah dan tidak ada batas untuk meraih mimpi sampai dimanapun. Kita ajak siswa kita merenda mimpi-mimpi itu, menyusunnya bersama. Kita katakan pada pohon yang melindungi kita tempat duduk itu. Bahwa dia bisa kita kupas dengan biologi dan sains. Dan dengan berteduh dibawahnyanya kita selesaikan soal matematika, kita bikin skenario naskah drama, kita pentaskan bersama, bernyanyi bersama, kita buat kue dan kerajinan tangan kita jual bersama. Belajar…belajar…belajar… di alam Bumi Tuhan, Bumi negri kita, Indonesia.

                                                                                                            (Novi Saptina)

Jumat, 18 Maret 2011

Asuransi dan Pelayanannya di Masyarakat

Asuransi menjadi pilihan banyak orang sekarang karena manfaat ganda yang diperoleh dari asuransi yaitu nilai pertanggungannya dan nilai tabungan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor keamanan menjadi yang utama dalam pemilihan ini. Karena apa yang terjadi sewaktu- waktu yang kita tidak tahu akan menjadi pertimbangan penting dalam memilih produk ini. Namun manfaat yang baik ini dan berubahnya cara berpikir masyarakat menuju polarisasi asuransi ini tidak akan ada gunanya kalau asuransi sendiri tidak merubah cara pelayanan terhadap nasabah asuransi.

Seperti kita ketahui bersama atau tidak bisa dipungkiri para agen asuransi merekrut dari para ibu-ibu rumah tangga. Karena diharapkan bisa menggaet nasabah dari hati ke hati dari kalangan ibu-ibu rumah tangga yang jumlahnya sangat banyak. Dari level ekonominya pun bermacam-macam. Tentunya hal ini sangat menguntungkan dalam penambahan quota nasabah. Sedangkan dalam perusahaan dan pabrik juga pasti adalah nasabah utama yang mengasuransikan aset perusahaannya. Jadi dua kelompok yang menjadi tardet market atau target pasar asuransi

Namun justru disinilah letak masa depan dan kredibilitas asuransi ini ditentukan. Harus mempunyai pelayanan yang prima di kantor. Jujur di lapangan dan care yang tinggi pada pemegang polis. Seluruh cara-cara lama harus sama sekali dihapus dari imej asuransi yang lama yaitu asuransi lembaga tidak bisa dipercaya.


BENTUK ASURANSI
Asuransi adalah sebuah program tabungan jangka tertentu yang diperuntukkan bagi penabung lembaga atau perseorangan. Perbedaan dari asuransi dengan tabungan bank adalah sifatnya yang berjangka itu. Yaitu tabungan yang dalam jangka untuk hari tua, pendidikan, dana pengantin dan lain-lain. Jangka tertentu selama tujuan penabungan itu dibagikan dengan waktu dan dana sampai tujuan tersebut sehingga menghasilkan jumlah perbulan yang harus ditabung dinamakan premi.

Misalnya, saya menabung di asuransi untuk tujuan pendidikan anak saya di perguruan tinggi. Maka umur anak saya sampai di perguruan tinggi dibagi taksiran biaya yang saya anggarkan dan hasil pembagian itu di wujudkan dalam dana bulanan yang harus ditabung sampai anak saya usia perguruan tinggi tersebut.

Pada saatnya tabungan itu bisa dinikmati untuk masuk perguruan tinggi. Satu lagi ada uang pertanggungan yang diperhitungkan oleh lembaga asuransi bahwa dalam masa selama itu kalau saya meninggal dunia karena sesuatu anak saya berhak untuk tetap mendapatkan haknya yaitu dana perguruan tinggi itu sehingga anak saya tetap tidak putus sekolah. Begitulah secara sederhana produk asuransi. Dan ada produk-produk lain yang disediakan.


PROFESIONAL DENGAN HATI
Apalagi sekarang muncul lembaga-lembaga syariah asuransi yang sudah mulai dengan pendekatan kepercayaan dari hati ke hati. Asuransi sudah harus mulai menata ulang lagi tentang pelayanannya. Sebetulnya dilihat dari produknya asuransi lebih mendahului berhati artinya asuransi mempunyai program yang melindungi para nasabah dari kemungkinan yang terburuk dari suatu kehidupan. Bagaimana tidak? Misalnya, seseorang menabung di asuransi yang digunakan untuk membiayai anaknya sampai dia kuliah atau mahasiswa. Seseorang ini dengan cermat memperhitungkan berapa yang harus ditabung setiap bulannya dalam mencapai arah itu. Cita-cita ini dibantu asuransi mewujudkannya dengan suatu produk asuransi jangka tertentu sampai ke tujuan tersebut/asuransi meng-cover beaya ini dengan suatu pertanggungan yang dapat diperoleh nasabah apabila nasabah mengalami sesuatu yang tidak diharapkan. Jadi bila hal itu terjadi maka anak tidak akan mengalami putus sekolah dan tidak bisa meneruskan karena biaya tidak ada.

Tentunya mimpi masa depan inilah yang diharapkan nasabah dan mengharapkan mimpinya didukung dengan rasa aman karena lembaga asuransi ini lembaga kepercayaannya.

Maka asuransi harus menjadi lembaga dipercaya dan kepercayaan masyarakat. Tujuan asuransi meng-cover masyarakat ini tujuan mulia yang harus menjadi kebanggaan lembaga. Membuat dipercaya dan berlaku menuju dipercaya harus menjadi suatu kebanggaan dalam langkah lembaga asuransi karena hanya lembaga ini yang mempunyai pelayanan mumpuni ini. Maka jadilah lembaga yang dipercaya


BERSAING DENGAN BANK
Kalau bank sudah begitu familiar atau akrab di masyarakat, maka asuransi yang sudah berumur sangat tua juga harus bersaing dengan bank. Pelayanan-pelayanan yang terdapat pada kantor asuransi harus seperti pada bank. Artinya pada produk-produk yang ditawarkan, untuk menjalani penerapannya jangan pakai lama lagi dan petugas-petugasnya jangan pakai muka asam dan gaya rumahan lagi. Pokoknya contoh bank harus dicontoh oleh lembaga asuransi. Semua perlu perubahan besar-besaran karena perubahan menimbulkan kemajuan. Perubahan juga menimbulkan warna baru, perubahan memerlukan pengorbanan. Yaitu pengorbanan bekerja keras untuk melayani dengan ramah dan jujur.

(Novi Saptina)