Selasa, 20 April 2010
PERGURUAN TINGGI IDAMAN
Proses edukasi yang komprehensif berperan penting dalam mentransformasi modal diri agar memilii kompetensi yang lebih unggul. Begitulah yang menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih perguruan tinggi.
Banyak orang setuju pendidikan adalah senjata yang paling ampuh untuk merubah dunia pada umumnya,dunia dirinya pada khususnya . Sebodoh-bodohnya orang bisa mengatakan bahwa jika pendidikannya cukup maka hidupnya tidak akan terlalu menderita-menderita amat,begitulah kata nya. Seorang teman juga berkata, memang ya kita kalau S1 itu kalau dipikir ya masih kurang kok, kayaknya sih masih setengah perjalanan. Coba kalau kita S2 lebih leluasa gerak kita. Mau menjadi dosen ya sudah terbuka,dan nantinya akan terbentang lagi jalan yang lebih lebar.
Kalau dipikir kok benar juga ya, kata seorang teman tadi. Dia sudah berfikir yang jauh kedepan. Namun masalahnya sekarang, ya kalau keuangan akan sampai ke S2 kalau hanya S1 lalu perguruan tinggi yang bagaimana yang akan dimasuki oleh calon-calon mahasiswa tersebut ?
Lembaran kehidupan
Ketika jurusan kuliah dipilih, saat itulah seorang sudah mulai akan terbentuk kehidupannya,Universitas yang popular saja belum jaminan. Lebih berdasar pada minat siswa untuk mempelajari bidangnya.Namun minat juga harus didukung dengan lingkungan yang kondusif untuk membentuk kepribadiannya. Maka harus dipilih universitas yang ideal untuk membawanya kepada manusia yang utuh.
"Kualitas tidak diraih karena kebetulan belaka,tetapi merupakan hasil dari tujuan jelas,perjuangan keras,panduan tepat,tindakan cerdas,kesemuanya adalah hasil memilih satu keputusan dari banyak alternative dengan bijak" ( William A. Foster ,angkatan laut Amerika Serikat yang gugur pada Perang Dunia II )
Bila dilihat dari statemen ini benar-benar diakui memang dalam melakukan tindakan tertentu sebetulnya telah bebaris rentetan panjang dampak dari tindakan itu. Begitupun perguruan tinggi itu juga sebuah proses panjang dari seorang calon mahasiswa dalam menentukan keputusannya menjadikan diri manusia yang akan menggenggam dunianya.
Yang perlu diperhitungkan kebutuhan aktualitas pasar sekarang juga bisa menjadi pertimbangan. Bukan asal kesenanganya saja kalau tidak laku kan juga menjadi beban. Maka menilik pasar yang actual juga penting. Seperti mempertimbangkan aspek jurusan misalnya desain, teknik, ICT, Bahasa dan Planologi,Kesehatan dan pendidikan, juga bisnis, adalah jurusan-jurusan yang menjawab tantangan pasar sekarang ini. Bila lebih mengglobal lagi adalah yang mempunyai wawasan masa depan yaitu yang ramah lingkungan, karena bumi menghendaki anak bangsa yang mempunyai wawasan luas untuk memeliharanya.
Padas umber daya yang mempunyai kelebihan wawasan ini tentunya akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan ataupun negaranya.
Akhirnya dari sebuah pilihan ini calon mahasiswa sudah mempunyai gambaran untuk menentukan nasibnya pada sebuah perguruan tinggi untuk ilmu yang harus didalami.
Sedangkan pada pihak perguruan tinggi yang menyediakan areanya untuk anak bangsa ini bisa mempunyai gambaran apa yang harus disediakan untuk menciptakan sumber daya bagi bangsanya sehingga perguruan tinggi itu benar-benar mampu mencetak generasi bagi negerinya yang ia banggakan. Maka perguruan tinggipun harus mempunyai nasionalisme yang tinggi { Nation Building}
Berprestasi lebih mendalam
Perguruan tinggi idaman bangsanya selan memenuhi kebutuhan diatas juga harus memenuhi kbutuhan spiriritual dan emosional sumber daya manusia memfasilitasi kegiatan mahasiswa untuk berbaur dengan masyarakat dan kehidupan rohani yang terus diasah menekankan pada sisi manusia sebagai pribadi maupun masyarakat untuk bekal menjadi utuh,juga menggalang kerjasam dengan berbagai fihak demi terselenggaranya beasiswa-beasiswa bagi yang berprestasi sehingga memacu mahasiswa dan mencetak sumber daya manusia yang kuat.
Demikianlah kiranya perguruan tinggi idaman yang dicita-citakan bangsa.Perguruan tinggi mana yang bisa merangkum aspirasi yang terpadu demikian akan menjadi harapan tanah airnya dan masyarakatnya
Novi Saptina.
Minggu, 28 Februari 2010
MARI KITA JUJUR SAJA
PEMISAHAN
Di Bali semua yang dianggap akan berkembang dan hidup diberikan tanda garis pemisah yaitu simbol kain yang kotak-kotak motifnya dan berwarna hitam dan putih, itu adalah simbol pemisahan yang tegas antara kebaikan dan kejahatan termasuk didalamnya adalah jujur atau tidak jujur.
Jadi masyarakat Bali selalu diingatkan dengan simbol itu agar berlaku jujur atau tidak jujur. Dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Wuenak bener deh panduan kehidupan jelas nyata sudah, bisa diikuti secara cetha wela-wela kalau orang jawa bilang yang artinya jelas betul kelihatan tanpa tedeng aling-aling.
PILIHAN TERBAIK
Lalu bagaimana dengan kita yang bukan orang Bali? Kita akan memilih saja pilihan terbaik dalam hidup. Pilihan yang terbaik adalah jujur. Apakah betuk wong jujur kojur? Kata orang jawa pula? Yang artinya orang yang jujur akan menemui perlakuan yang tidak enak. Apakah tidak jujur, so pilihannya? Kenapa dibuat makin runyam lagi ? Tidak jujur membuat permasalah menjadi berbelit belit. Perlu beberapa step untuk berlaku tidak jujur, harus bohong, menutupi kebohongan, melakukan plan A, melakukan plan B dan masih banyak yang akan mengikutinya lagi.
Tapi dalam jujur hanya mengikuti dua step tindakan yaitu bertinadak dan mengatasi akibat tindakan. Akibat tindakan tidak akan sulit dipertanggung jawabkan karena tidak ada kepura-puraan semuanya nyata adanya sehingga mudah diatasi. Kalau ada fihak yang ingin memelintir kejujuran ini yang diatas tidak akan tinggal diam, jadi untuk apa berbuat tidak jujur, lebih baik jujur saja. Yang diatas akan bekerja untuk kita, Melalui malaikat yang ada disamping kita, dengan kekuatan yang tidak dilihat manusia tapi mematikan. Diri kita menjadi manusia kuat yang tak terkalahkan oleh manusia manapun
Novi Saptina
Guru SD Muhammadiyah 1 Solo
Senin, 08 Februari 2010
PILIH MENGISI WAKTU SENGGANG DENGAN RUBIK
Benda itu bernama RUBIK, sebuah kotak kubus dengan warna-warni ada hijau putih orange biru kuning dan merah. Kotak ini terpecah beberapa kotak-kotak kecil naum saling terkait dan bisa diputar-putar guna menemukan warna bagian-bagian kotak yang kecil yang diacak bisa bersatu kembali sesuai dengan warnanya. Tentu saja memerlukan ketekunan ketelatena dan cara tertentu agar cepat bisa menyusun kembali wana yang diacak. Namun toh remaja-remaja itu begitu cepat memainkannya dalam hitungan detik
Mudah dan asyik
Hobby ini menurut mereka terhitung murah,karena hanya bermodalkan alat yang hanya seharga sepuluh sampai dua puluh ribu saja sudah bisa sedemikian asyiknya bermain dan tidak pernah habis.
Alat ini bisa saja dibawa ke sekolah,ke tempat teman ke saudara atau kemana saja,ketika waktu menunggu tida, alat ini bisa menjadi teman yang setia untuk membunuh rasa jenuh dan sekalian senam otak. Ditanggung aman aman saja,disbanding hobby hobby yang lain seperti nge game, lebih kelihatan intelek ini.
Jadi master
Nyatanya seperti remaja Solo yang bernama Jian, Utut, Ikhsan, hobby ini ternyata menyabet juara nasional dan internasional. Komunitasnya di Solo ada juga beranggotakan 50 orang. Wueeh asyik juga.
Jadi rubukpun bisa untuk meraih mimpi…….jalan menuju Roma banyak sekali memang. Manfaatkan masa muda untuk berbagai hal yang positif. Modal sedikit hasil booming.
Senin, 04 Januari 2010
IKLIM SEBAGAI SUATU PENGAWASAN
Namun ada kabar yang mengatakan bahwa konfrensi ini menghasilkan keputusan yang tidak mengikat sehingga banyak agenda yang bisa ditunda pelaksanaaanya karena tidak mengikat tadi. Lha bagaimana?Apa saja yang menjadi ringan saja ,ancaman iklim yang ada di bumi ini ?
Itulah ,semula konfrensi ini diharapkan agar menghasilkan keputusan yang rinci mengenai pengurangan buangan gas emisi dari Negara maju dan berkembang.Namun ternyata tidak secara spesifik mengatur pembuangan gas emisi dari amerika dan china yang termasuk paling besar menghasilkannya.
Sebenarnya konprensi ini adalah perhelatan paling akbar karena 190 negara hadir, ini kan menujukkan bahwa sebenarnya banyak ketertarikan untuk memecahkan masalah bumi ini.
SERUAN ALAM
Bagi Indonesia alam sudah berseru nyata, bencana ada dimana-mana penduduk sudah kocar kacir karena bencana,Perubahan iklim bagi Indonesia sudah dirindukan penyelesaiannnya. Maka sebetulnya Indonesia harus cepat bertindak apalagi dalam forumdunia dan bertemu langsung dengan yang membuat gas buangan emisi yang paling besar. Agar bisa dirembuk saling berbagi dan berbantu
Bentuk bumi kita yang bulat biru putih berkilau dengan kutub es yang bersinar-sinar sepertinya sebentar lagi sudah tidak akan ada gambaran seperti itu lagi,perubahan iklim tidak ditentukan lagi oleh sistim iklim global lagi, tapi lebih pada tidakan manusianya. Yitu bertindak,diam saja, atau tidak bertindak,karena biru putihnya warna bumi rumah bersama itu sudah buruk, dan puncak salju yang merupakan harapan masa depan sudah mengalami pemanasan dua kali lebih cepat.
Di Kopnhagen sejumlah bangsa harus membicarakan masalah ini. Namun ternyata kesepakatan kopemhagen butuh aktu yang lama dan masih bersifat jangka panjang.
Bertindak sendiri di Indonesia,
Yang penting bangsa Indonesia menyelamatkan diri sendiri,meskipun ini tidak akan berhasil mutlak karena rumah bersama saling berkaitan,kalau tidak kompak menangani secara bersama akan tidak ada hasilnya. Tapi itulah yang terjadi,para pembuat gas emisi terbesar ya merasa Negara besar yang sulit untuk mengerem tidakan radikal menyelamatkan bumi.
Maka dimulai dari Indonesia saja yang harus mempertahankan Ijo royo=royonya nenek moyang dan menjaganya seperti para nenek moyang menjaga dulu. Kembali kepada alam dan sahabat manusia,pada filosofi-filosofi yang mempertahankan kebijaksanaan alam,tidak serakah mengeruk kekayaan alam,sampai dengan bertindak dan berperilaku selaras dengan alam. Ayo sadarlah semua anak negri ,bangun negri tercinta dengan semangat pantang menyerah. Kepada generasi muda, baca apa saja yang berhubungan dengan memelihara alam, dan jelajahlah segala kekayaan alam dan inventarisasi dengan cara memiliki bersama dalam rasa kebangsaan.
Novi Saptina
.
Minggu, 27 Desember 2009
PERTUMBUHAN IDEALISME REMAJA DALAM JAZZ DI SOLO
Akhir tahun 2009 ini banyak sekali acara pagelaran jazz dimana-man antara lain Jakarta,Bandung,Makasar,Ambon,Yogya.dan Solo.Khususnya di Solo setiap bulan ada perhelatan itu,dan yang terbesar pada pertunjukan akbarnya di bulan November,bareng-bareng menggelar jazz bersama dengan para jazzer ibukota,Dian PP,Deddy dukun,Maya Hasan,Yovie,dll
Senang rasanya menonton pertunjukan musik seperti ini. Pengunjung diajak mengapressiasi satu persatu alat-alat musik dalam mereka berfussion atau ber swing.
Solo Jazz Society
Ketika Malam tiba di Koridor Pasar WinduJenar Ngarsopuro Solo, sekelompok anak muda mempersiapkan peralatan musik Jazz juga menyiapkan tempat penonton menikmati sajiannya. Ada perasaan bangga,mereka adalah remaja menyalurkan idealismenyanya membuat karya yang cukup cerdas dan bisa menjadi sajian kotanya yaitu kota Solo.
Betapa tidak sajian mereka bisa dinikmati beberapa kalangan,tua,muda,lokal mancanegara karena memang mereka mempunyai kepiawaian yang memadai dalam musik jazz. Pakai batik lagi,itu menunjukkan mereka generasi yang peduli terhadap budaya bangsa khususnya kotanya.
Adalah Solo Jazz Society (SJS) pemrakarsa kegiatan remaja musik berbalut budaya itu. Setiap mereka tampil acara sekeliling bisa beralih perhatian pada mereka. Lihatlah mereka setiap bulanya akan selalu tampil di kota ini,perhatikan informasinya, dia menghiasi setiap sudut kota solo. Balai kota, Pasar Gedhe,Pasar Ngarsopuro, dan tempat-tempat lain menarik.
Dinamika apresiasi
Gejala remaja menyukai musik jazz ini bisa dilihat dari perhelatan ini selulu sukses dan penonton remaja menikmati betul suasana ini juga pemainnya saat berfusion dengan alatnya.Keyboard,guitar,bass dan drumb. Dalam sejarah menyebutkan kaum baya penikmat jazz kini sudah bergeser. Remaja-remaja sekarang menggoyangkan kaki kepala,dan badannya pada hentakan musik jazz. Ini memang dinamika,karena talenta yang lebih pada pemegang aalat-alat musik dan berjalan menyalurkan kelebihannya dalam jazz.
Selamat generasi muda Solo, Selamat berjaya dan berkarya untuk Solo Jazz Society.
Novi Saptina
Minggu, 13 Desember 2009
BERANI DALAM SABAR ITU INDAH
Saat sekarang ini banyak informasi di media massa yang membuat bingung dan jantung hamper copot. Berita-berita itu begitu tragis. Dari kelaparan sampai korupsi, dari kemiskinan sampai keserakahan,betapa tidak mengoyak hati.
Ini menjadikan gamang seolah-olah di kepala timbul pertanya kepada siapa harus berlindung?
HANYA SATU
Tuhanlah sekarang yang menjadi satu-satunya pelindung kita. Teman bias saja berkembang menjadi lain karena sesuatu, Sahabat bias berkhianat karena perjalanan peristiwa. Namun Tuhan tidak akan menjadi serti itu. Dia akan setia mengdampingi kita kemanapun dan dimanapun kita berada dan dalam peristiwa apapun.
BERANI DALAM SABAR
Kesabaran kadang membuat kita terhina dalam berberapa peristiwa,namun berani dalam are itu akan menjadikan pribadi yang lebih dari yang lain dan menjadi keindahan dalam kehidupan.
Meskipun dalam perjalanan itu kadang dirasakan sakit,tapi ada buah disana yang menanti untuk kita nikmati dalam keanggunan. Keyakinan seperti itulah yang menjadikan sukses hidup yang abadi
Novi Saptina
Selasa, 10 November 2009
PAHLAWAN, TUNGGU KAMI
Hari ini sepuluh November, hari Pahlawan yang sangat dirindukan oleh orang-orang bijak, juga bangsa Indonesia. Karena dulu tanah ini dihadiahkan dari beliau-beliau pahlawan kusuma bangsa ini pada kita,dan dititipkan, dipercayakan dipegang oleh anak cucu mereka secara iklasmasalkan bukan dipegang para penjajah kolonial.
Alangkah mulianya hati mereka, rela mengorbankan apa saja demi kembalinya tanah air ditangan bangsa mereka kembali,dan darahnya bertebaran di bumi pertiwi untuk menyuburkan tanah tercinta ini hingga mengahasilkan kekayaan yang membuat siapa saja tertarik.
Sekarang bangsa Indonesia sedang mengalami berbagai permasalahan bangsa, semua rakyat merindukan kehadiran pahlawan yang mempelopori bidang-bidang yang krusial yang harus ditangani secara gagah berani dan jujur,sejujur citra pahlawan yang iklas berjuang untuk bangsanya. Pahlawanku tunggu kami,jangan bersedih pasti ada banyak putra bangsa yang akan menuruni sikapmu yang arif dan bijaksana.Tunggu kami,pasti ada anak negri yang mewarisi budimu yang luhur dalam mengolah raga bangsa menjadi sehat dan sejahtera, adi jaya dan bijaksana.
Novi Saptina
.jpg)