Persahabatan membuat suasana menjadi segar. Persahabatan pula yang membuat hidup itu bermakna dan tidak monoton. Maka lagu sahabatpun bergema dimana-mana mana dan banyak orang yang cepat-cepat ingin mewujudkan sahabat.
Namun tak jarang ternyata semua tak seindah yang direncanakan. Sahabat justru orang yang paling dekat bias membuat hidup kita jadi sebuah kejutan luar biasa. Ternyata sahabat menikam dari belakang…….
Namun janganlah kecewa dengan keadaan seperti ini. Perkembangan hidup membuat keadaan bias jadi berubah. 4 orang bersahabat misalnya, yang satu kian melejit karirnya, dia akan menjadi daging empuk bagi tiga sahabat lainnya untuk dinikmati sampai ketulang-tulangnya. Satu hal yang ada hubungannya dengan ini adalah penyakit iri yang selalu tumbuh dalam diri manusia.
SAHABAT IDEAL
Sahabat ideal adalah sahabat yang bias setia sampai akhir hanyat. Sehingga sampai keluarga dan seterusnya tetap bias bersama. Suka dan dukan dinikmati bersama,saling membantu dan tolong menolong seperti darah dagingnya sendiri.
SAHABAT KARENA KEPENTINGAN
Sahabat ini bias saja terjadi karena keperluan suatu kekompakan dalam kepentingan tertentu bias menjadi sahabat baik. Namun bila kepentingan ini sudah berakhir yach… byebye
SAHABAT BERKILAU
Sahabat ini menyenangkan karena adanya tawa canda yang riang. Jadi if we smile
Friendship come. Hanya untuk bersenang-senang dan masing-masing senang bersama dan nyaman
Dengan melihat ini kita bias mengontrol persahabatan kita berada dimana dan bisa mengantisipasi dari terpuruknya dikecewakan sahabatnya…….
Box: Rani Julianti ngetop dengan segala persepsi mayarakat yang beragam. Ada yang diplesetkan sebagai gula-gula, sebagai caddy ecek-ecek, sebagai kalangan bawah yang memikat pejabat dan lain-lain. Benar dan tidaknya juga belum tentu, namun opini yang berkembang dasyat, membuat jengkel berbagai fihak.
Kok seorang caddy bisa mengubah dunia tersebut? Itu pertanyaan yang selalu diulang ulang. Seolah seorang caddy tidak bisa mencapai cita-cita yang tinggi. Seolah-olah seorang caddy paling banter cita-cita yang dicapai hanyalah jadi simpanannya pejabat. Bahkan sebuah stasiun televisi mengupas bahwa seorang caddy, otomatis bisa memperbaiki hidupnya dengan demikian,begitu diangkat pejabat dari dunianya,dia akan berhenti dari seorang caddy menjadi seorang simpanan.
Padahal bila melihat jalan hidup orang sukses,menurut ceritanya adalah apa saja bias menjadi jalan. Merangkak dari nol dan setapak demi setapak sukses puncak bisa diraih dengan gemilang. Kenapa masyarakat sudah Ngepal caddy akan menjadi simpanan? Jangan dong, jangan bilang begitu.
PANDANGLAH WANITA DENGAN HORMAT.
Bila memandang wanita dengan menghormat,akan menjadi lain persoalannya dengan apabila dipandang dari sexynya. Hormatilah wanita dengan rasa kemanusiaan dan kasih saying sesame wanita. Sudah saatnya bangsa Indonesia berubah dalam memandang segala sesuatu. Janganlah sok normatif tapi munafik.
Wanita, dilahirkan dengan beragam status. Kalau boleh memilih ya, bagusnya wanita itu dilahirkan satu jenis status social saja, yaitu berstatus social kalangan menengah atau atas saja. Jadi lebih mudah bagi wanita untuk bersikap terhadap dirinya.
Bila dia sudah berstatus kalangan atas,dia tinggal mengembangkan dirinya kearah yang dia inginkan sendiri dengan sudah tidak memikirkan perut lagi. Dia mau berkarir,mau jadi ibu rumah tangga, atau mau meraih menjadi ibu Negara.
NAMUN SAYANGNYA,SEMUA ITU tidaklah demikian adanya, wanita harus bervariasi tingkat ekonominya,sehingga dia bahkan sebagian besar wanita,harus memikirkan perutnya dan perut anak-anaknya, baru merintis cita-citanya. Memilukan sebetulnya nasib wanita Indonesia. Lain halnya wanita kalangan atas yang bisa mengenyam tingkat pendidikan cukup,dalam situasi pengamanan yang cukup,dalam kalangan yang berpendidikan. Dia tinggal mengepakkan sayapnya dengan manis.Terbang kian kemari dipandang dengan cantik oleh siapa saja.
Lain ceritanya yang kalangan bawah. Keamanan dia sebagai wanita juga terancam,setiap saat dengan kelemahan fisiknya dia harus berfikir keras setiap hari menyelamatkan dirinya, bagaiman menempuh cita-citanya, juga menjadi persoalan sendiri yang harus ditengoknya setelah dia memenuhi periuk nasinya,baru dia menentukan sikap melawan nasibnya untuk berkarir atau menyerah sebagai ibu rumah tangga. Itupun dilaluinya dengan berbagai tahap itu. Beratnian. Belum masalah-masalah psikologis lainnya. Maka hormatilah kaum ini baik dari kaumnya sendiri ataupun dari lawan jenisnya itu.
Biarkan Rani-Rani mengekprssikan dirinya
Bila dilihat,dari perjalanan hidup wanita yang diatas sudah disebutkan. Mbok ya sudah biarkanlah Rani rani yang lain itu berkembang. Seorang caddy juga punya untuk berkembang untuk meningkatkan nasibnya. Mungkin seperti Rani itu juga ingin sekolah pasca sarjana. Kalau jalan yang ditempuhnya harus melalui demikian yang apa boleh buat? Biarkan saja berkembang sebagai hak asai setiap manusia. Juga pada Rani-rani yang lain.
Para wanita juga harus menghormati achievement ini, sebagai suatu roket yang cepat untuk memperbaiki nasib Rani rani di Indonesia. Untuk apa uang banyak banyak pada pejabat yang harus dibuang banyak banyak untuk keperluan gengsi ? Namun untuk seorang Rani yang bercita-cita menempuh pasca sarjanan,mengepakkan sayap setinggi langit, malah akan berguna memperbaiki anak turun Rani-rani di Indonesia.
Para wanita janganlah iri dengan perjalanan nasib seperti ini. Apalagi sok suci dengan keadaan yang tak berdaya, biarlah semua berkembang dan mekar untuk membuat taman bagi hatinya sendiri-sendiri.
Politisi dilarang memasuki ranah ini
Para politisi jangalah memasuki ranah ini untuk menjatuhkan lawan politiknya demi peningkatan nasib bangsa. Masih banyak system lain untuk bertanding dengan lawan politiknya dengan cara yang sehat.
Para politisi juga mempunyai anak wanita,juga mempunyai ibu wanita,juga mempunyai kawan wanita,janganlah memasuku ranah ini agar tidak kuwalat dalam hidupnya
Demikianlah adanya,sebaiknya negri yang banyak kemiskinan ini harus saling rukun dan pengertian terutama dalam menempatkan wanita dalam kehidupan masyarakat, fikirkanlah wanita denganberbagai keperluannya sampai dengan keperluannya memasuki derajat wanita yang paling tinggi
BOX:BANYAKNYA PEMBERITAAN TENTANG ANTASARI AZHAR,BIKIN HEBOH,BIKIN PUSING,BIKIN MUAK ,NAMUN SEKALIGUS BIKIN HATI PRIHATIN BAHWA TERNYATA CARA BERFIKIRMASYARAKAT MEMILUKAN. HADITS SUCI HARTA ,TAHTA DAN WANITA DIPOLITISIR UNTUK KEPENTINGAN TERTENTU.
Berita ini sungguh mengoyak hati masyarakat,semua sepertinya bersimpati,namun sekaligus menikmatinya seperti menikmati rumpian-rumpian yang asik dibicarakan sambil mencari kutu, Beginikah masyarakat kita sekarang ini? Senang dan bertepuk tangan melihat penderitaan orang lain? Mencari-cari aib orang lain untuk dinikmati bersama? Atau langsung menghakimi sendiri dengan penghakiman moral ?
Memang betul kata cerdik sejarah, bahwa sangat lama sekali bangsa indonesia itu terjajah,selama tiga setengah abad lebih. Sehingga saking lamanya banyak keimanan terjual dan terbeli atau tidak tahan lagi terhadap penderitaan,sebagian terserang penyakit itu. Jadi ingin cepat-cepat mengakhiri penderitaannya entah dengan cara apapun. Para kasatria mengakhirinya dengan berjuang melawan penjajahan itu,sehingga akhir penderitaannya itu berbuah menjadi pahlawan kusuma bangsa,darahnya menaburi bumi pertiwi dengan anggun. Namun sebagian lagi tidak bias berfikir se elegant itu,mereka malas atu tidak mampu berfikir sekeras itu menembus batas-batas filosofi yang tinggi. Akhirnya mereka mengakhirinya dengan berkhianat pada bangsanya dan berfihak kepada penjajah.
Begitu lah yang terjadi sekarang ini merupakan sisa-sisa pengkhianatan itu ,dengan tidak saling rukun terhadap sesame,saling menjegal,saling mencari-cari kesalahan orang lain yang pada inti untuk menghalalkan nilai-nilai yang tidak luhur untuk mencapai sesuatu. Capaian itu dari tingkat kecil sampai tingkat yang besar,dari tingkat kepuasan diri sendiri sampai dengan untuk mencapai dan merebut kekuasaan
HARTA,TAHTA DAN WANITA YANG DIPOLITISIR
Hadits yang sahih ini sekarang gampang sekali diucapkan setiap orang. Sampai masyararakat bawah saja yang nota bene jauh dari ulama gampang saja meluncurkan kata-kata, yaah… memang harta,tahta dan wanita sering membuat orang jadi lupa…. Begitulah para media tv itu sekenananya saja mencari sample komentar kasus ini. Dan yang lain tertawa-tawa enak sekali menerima mutiara hadits itu sebagai kelakar yang sinis.
Padahal ditangan ulama sufi yang bagus harta,tahta dan wanita ini bisa berarti sangat mendalam dan bagus sekali. Yang dimaksudkan hadits ini merupakan suatu tatanan yang adiluhung dan imani. Seseorang yang mendalami makna itu bisa menjadi manusia yang sangat adipurna dalam segalanya. Harta bisa berarti bahwa,manusia harus menjaga hartanya dengan jalan yang luhur. Yaitu membelanjakan di jalan Tuhannya,yaitu memberi pada yang membutuhkan ,menolong yang harus ditolong,terutama para bocah yang tidak mempunyai ayah dan ibu yang jauh dari kasih sayang,dan perlu pendampingan orang tua.
Dan diapun harus menjaga harta anak yatim itu,bukan malah mempergunakan untuk kepentingannya. Bocah malang itu harus dijaga masa depannya,sampai dia mencapai kebahagiaan yang hakiki.
Sedangkan tahta,bisa diartikan bahwa tahta itu adalah sesuatu untuk melindungi ummmat manusia dari segala keserakahan dasamuka. Dari kejamnya kekuatan yang menindas yang lemah dan dari kecemasan simiskin yang lapar ditengah malam.
Lalu wnita yang dimaksud adalah bagaimana seseorang itu bisa menjujung dan menghormati kaum wanita. Manjganya dan memikirkannya dari angkara murka. Kelak manusia yang menjaga wanita dan menghormatinya ini akan berwibawa dan agung prajanya.
BERALIHLAH CARA BERFIKIRMU MASYARAKAT
Antasari dengan kasusnya hanya sebagai contoh saja ,banyak yang lainnya yang juga selalu dibumbui dengan tema-tema senada. Janganlah terperdaya denganisu-isu seperti ini wahai masyarakat. Janganlah senang memikirkan aib manusia lain untuk dinikmati,sibuklah memikirkan kesalahan diri sendiri untuk menjadi manusia yang unggul.
Bila ada berita seperti itu biarkan saja, jangan pedulikan,jangan membicarakannya,jangan lihat tv nya,jangan berkomentar apapun.Usahakan begitu terus menerus sampai mengurat mengakar,dan berita seperti itu tidak akan laku sendiri.
Biarkan kita menjadi masyarakat yang bermutu tinggi dan damai,tidak ada keterbatasan dalam segalanya. Namun yang ada adala keberlimpahan segalanya,bahwa semua itu cerah dan terbuka lebar dengan enjoy dan nice. Bukan yang sempit,sedih-sedih dan misteri.
Bila semua manusia sudah sadar demikian,isu-isu seperti itu tidak akan laku,kehidupan akan tentram ,idak saling mencari aib orang lain,Negara juga akan kuat dengan pribadi-pribadi yang unggul,selalu memikirkan kemajuan negaranya. Banyak potensi yang tersembunyi yang ditampilkan Negara dari putra bangsanya.
Yang kedua yang diatas itu tidak tidur,Dia akan membalas apa yang diniatkan seseorang atas orang lain,termasuk yang suka menikmati aib orang lain akan diberi cobaan oleh yang diatas bilakah dia akan dicoba persis seperti yang dinikmatinya. Sebaliknya bila seseorang menjaga aib orang lain,dia akan dijaga yang diatas dibantu para malaikatnya untuk menjaga dari aib dirinya.
Asuransi pada hakekatnya adalah menghimpun dana masyarakat dalam jangka panjang. Karakter itu sangat tepat dengan pemerintah dalammembangun infrastruktur,peningkatan ekonomiuntuk kesejahteraan bangsa.
Maka Asuransi bisa menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan fisik dan mental ekonomi bangsa.Betulkah ? dimanakah letak dari pembangunan fisik dan mental bangsa tersebut? Dapatkah AJB Bumi Putera 1912 menjawab tantangan ini?
Belakangan Asuransi agak ngetop, banyak dibicarakan,banyak dicuatkan isu-isunya di media massa cetak maupun elektronik. Rasanya kebanggaan asuransi kian meningkat,hal itu menunjukkan bahwa asuransi sudah berkembang pesat sehingga menampakkan jati dirinya.
Masyarakat yang berasuransi baik individual maupun kelompok juga berkembang . Sebenarnya bagaiman yang lebih dahulu. Asuransi meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau masyarakat sejahtera baru menggunakan asuransi ?.Inilah yang akan menjawab paradigma asuransi apakah bisa mempunyai daya guna dalam pembangunan fisik dan mental ekonomi bangsa.
Industri asuransimemamg harus berbenah mempercantik diri agar masyarakat makin menyukai kecantikannya.Perlakukuan-perlakuan tak pantas yang dipertontonkan pada nasabah sudah saatnya harus dibuang jauh. Jika tidak masyarakat yang sudah memegang polis akan mencampakkanasuransi sementara calon nasabah akan tetap jauh dan menjauhi pintu asuransi.
Membangun dan mengembangkan asuransi rupanya sudah tidak bisa ditawar lagi Era globalisasi semakin menuntut peningkatan kapasitas,kompetensi,ketrampilan berbisnis ,sumber daya manusia yang kuat dan cerdas. Pelaku industri asuransiyang tidak memiliki komitment yang kuat untuk semua itu memang pantas bubar dan keluar dari pasar.
BAGAIMANA ASURANSI YANG BIJAK
Setiap manusia mempunyai resiko , Namun ada beberapa cara untuk mengatasinya seperti menghindari resiko ,menanggung sendiri resiko ,atau mengalihkan resiko kepada fihak lain. Penerima pengalihan resiko dikenal sebagai perusahaan asuransi.Baerarti perusahaan asuransi itu yang menjamin mengganti risiko yang dihadapi manusia tersebut.
Memilih produk asuransi sering jadi persoalan dan membingungkan. Ada beberapa tahap yang harus dipenuhikeluarga atau seseorang dalam memilih asuransi.
Pertama yaitu memahami diri sendiri sebagai pemegang atau pembeli asuransi kita harus tahu benar dan jelas kebutuhan kita. Pemilihan sesuai dengan kebutuhan harus menjadi prioritas utama. Tahap awal asuransi kesehatan sangat dibutuhkan fihak yang mulai mengumpulkan investasi asuransi. Asuransi kesehatan menanggung beaya pengobatan ,termasuk kalau harus rawat inap. Selanjutnya asuransi jiwa menanggung resiko atas ketidak pastian dimasa mendatang .
Asuransi ini memberikan jaminan sejumlah dana untuk keluarga yang ditinggalkan bila pemegang polis meninggal dunia . Artinya kita memindahkan resiko yang dihadapi keluarga dimasa dating kepada perusahaan asuransi.
Apabila kedua asuransi ini sudah dimiliki selanjutnya kita memerlukan asuransi barang yang dimiliki. Misalnya asuransi rumah bebas kebakaran .asuransi mobil dari kecelakaan dan kehilangan.
Sesudah itu baru dipikirkan asuransi spesifik yaitu misalnya asuransi pendidikan ,pekerjaan ,profesi dan lain-lain.
JANGAN MEMAKSAKAN DIRI
Jangan memaksakan diri bila tidak mampu untuk melanjutkan asuransi sampai pada tahap-tahap ini. Karena pembeli asuransi baru akan bisa menikmati asuransi biasanya pada rata-rata tahun kelima. Jadi mengingat waktu yang panjang ini harus dicermati betul untuk memutuskan membeli produk asuransi. Terutama pada kondite perusahaan asuransi yang utama dan khususnya pada keruangan yang dimiliki oleh pembeli asuransi.
Dari sini perusahaan asuransi harus faham betul dalam membaca kesulitan masyarakat dalam menentukan pilihannya ini. Sehingga perusahaan asuransi harus profesional betul,jangan hanya karena nila setitik yang dilakukan agen asuransi akan menyebabkan rusak susu sebelangan perusahaan asuransi yang dibina. Maka para agen harus betul-betul dalam screaning/pemilihan pribadi yang tinggi.Sehingga benar-benar nasabah terlayani dengan baik dan tidak dilukai yang menimbulkan trauma psikhologis.Karena saingan perusahaan asuransi adalah bank-bank yang professional dalam pelayanan dan produknya. Perusahaan asuransi harus bisa menyamai lembaga ini kalau memang akan menjadi mitra pemerintah dalam membangun mental dan perekonomian bangasa. Yaitu menjadikan mentalitas hidup hemat dan terencana masyarakat dalam bangsanya sehingga perekonomian bangsa menjadi tegak karena kegiatan perekonomian yang terencana dan sehat.
MELUKAI NASABAH ADALAH AWAL DARI KETIDAK PERCAYAAN
Asuransi identik dengan pencairan klaim susah dan mengejar-ngejar premi. Begitulah paradigma yang ada di masyarakat kebanyakan tentang asuransi.Sehingga bila dalam pembicaraan antar persona masyarakat,bila terdapat pembicaraan tentang pendapat seseorang yang diminta bila yang satu ingin membeli produk asuransi
Sampai saat ini pendapat itu masih saja melekat pada setiap orang. Pengalaman penulis sendiri juga mengalami hal yang serupa dengan pemikiran tersebut diatas. Ketika penulis memdapatkan dana yang cukup dari hasil warisan,penulis berkunjung kepada konsultan yang statusnya sahabat,juga guru yang selama ini cukup lumayan pemikirannya,menurut penulis. Ketika penulis menayakan apa yang harus saya lakukan terhadap uang yang saya peroleh dari keluarga ini. Sarannya masih saja klasik yaitu di depositokan saja. Jangan sampai tergiur oleh agen asuransi,begitulah nasehat yang diberikan pada saya.
Untuk masalah ini sementara saya jadi tidak sefaham dengan sahabat dan guru saya itu. Saya berfikir. Kok dari dulu asuransi dipandang seperti itu,bahkan sejak saya masih remaja,pendapat ini sudah ada. Benarkah seperti itu ? namun terus terang untuk mencoba saya juga masih takut takut.
Box I: PENGALAMAN MENGIKUTI ASURANSI.
Namun meskipun begitu saya juga pembeli asuransi. Berawal dari rasa ingin mencoba dan membuktikan apakah benar yang ditudingkan orang-orang kalau asuransi itu buruk seperti itu. Saya mencoba membeli produk asuransi yang tidak begitu besar nilainya,yaitu produk untuk saya sampai saya menjelang pension yaitu berumur 49 tahun,dan pendidikan anak saya sampai lepas SMA. Masing masing 5 jt rupiah. Pada pembayaran sampai masing-masing polis memakan waktu4 tahun tidak ada maslah,agen dating kerumah selalu mengambil premi.saya setiap saat juga harap-harap cemas tentang ini semua. Yang ada difikiran saya bagaiman kalau dana yang sudah masuk itu nanti akan hilang. Akhirnya kekhawatiran itu datang jugaagen sudah mulai jarang dating,ditelpone telphne tidak ada. Sementarakantor asuransi yang didaftar waktu itu jauh dari rumah. Padahal didekat rumah ada asuransi tersebut, Tapi waktu itu sang agen membujuk supaya dikantor sang agen bekerja.
Saya sudah mulai pusing juga,kalau mau membuang uang jangan begini caranya,begitulah yang ada di fikiran saya. Namun didorong oleh rasa penasaran bahwa paradigma lama asuransi harus berubah. Maka saya berusaha keras menyelesaikan semua. Saya sudah bulat untuk meninggalkan agen dan akan membayar dan mengurus asuransi sendiri membayar seperti bila menabung atau mengambil uang di bank.
Dengan susah payah akhirnya saya mendatangi kantor cabang tempat agen itu bekerja. Saya ceritakan semua permasalahan saya sampai pada saya akan membuktikan bahwa asuransi itu tidak seburuk yang dibicarakan orang,bahwa agen yang mempunyai perangai buruk harus dilenyapkan dari kantor asuransi sehinggga asuransi menjadi bersih dan bisa menjadi teman oleh asyarakat dalam membangun perekonomiannya.
Kepala agent itu mengerti apa yang saya maksud. Dan kebetulan sekali dia adalah tante dari murid saya setelah saya omong-omong banyak.Akhirnya pada hari itu juga semua berkas polis saya dipindah sesuai dengan permintaan saya yaitu di kantor didekat rumah saya. Dari jam delapan pagi sampai dengan jam tiga sore perjuangan saya dan kepala agent untuk berusaha keras mengembalikan citra asuransi yang baik itu selesai juga. Saya mulai berhubungan dengan kantor asuransi yang baru yang dekat dengan rumah saya. Saya berkenalan dengan pegai disitu dan saya meminta untuk dating sendiri saja bila membayar premi asuransi ataupun ketika klaim sampai pada waktunya. Saya bekerja sama dengan para pegai disitu dengan baik. Hubungan betul-betul saya jaga dengan baik pula.Sampai sekarang saya bersahabat baik dengan kantor itu.
Barangkali saya secara tidak langsung sangat membantu mengembalikan citra asuransi dari suatu yang akan jelek terjadi menjadi sutu kebaikan yang terjadi. Saya bahagia bisa menciptakan ini. Karena sampai sekarang karena saya juga menjaga hubungan baik dengan mereka,maka kantor itu pegawainya sudah kenal baik pula pada saya. Setiap saya kesana sapaan akrab bahkan canda tawa selalu ada. Saya puas menciptakan ini semua.Saya berharap akan selalu seperti ini sampai kapanpun asuransi ini berlaku. Saya dengan bank-bank juga berhubungan baik,harmonisasi terjadi dan saya mendapatkan pelayanan yang baik karena kondite di bank saya baik. Umur saya membuka rekening saya di bank yang saya percayai sama dengan umur saya membeli produk polis asuransi. Pelayanan bank yang saya percayai baik sekali pada saya, saya berharap juga sama halnya peayanan perusahaan asuransi yang saya percayai berlangsung pada saya.
ADA NASABAH YANG TERLUKA.
Saya membaca artikel asuransi ada nasabah yang terluka menghadapi pelayanan asuransi.Ada seorang karyawati yang a lot mengambil klaim asuransi kesehatan yang dipunyai ketika dia benar-benar mengalami sakit yang sesungguhnya yaitu jatuh karena kecelakaan pada saat dia bertugas ke lain daerah. Saya memang bisa merasakan perihnya luka yang dialami dan luka akibat pelayanan klaim yang tidak mulus.
Itupun sama seperti sakitnya hati saya waktu berusaha menegakkan kembali produk asuransi yang saya beli sebanyak 3 polis seperti yang saya ceritakan diatas tadi.
Tingkah laku para agen yang merupakan ujung tombak perusahaan asuransi memang kadang tidak seiring dengan dengan hak konsumenyang seharusnya diberikan oleh perusahaan asuransi.Maka ini menjdi masukan bagi fihak perusahaan asuransi untuk terus berbenah diri,sehingga keprofesionalan perusahaan asuransi bisa seperti bank-bank yang beroperasi diseluruh kota di Indonesia yang kesemuanya memiliki profesionalitas dan pelayanan yang prima.
MEMBANTU MEWUJUDKAN IMPIAN MASYARAKAT.
TENTANG PERENCANAAN KEHIDUPAN.
Menurut survey, orang Indonesia mempunyai sikap hidup yang optimistis. Berani menghadapi tantangan hidup sekeras apapun,mungkin ini disebakan karena rasa spiritual yang tinggi yang dimiliki oleh setiap masyarakat Indonesia. Nilai-nilai spiritual ini yang menyebabkan masyarakat ini menjadi ulet dan tabah. Ketabahan dan keuletan yang didasari kepercayaan spiritual yang tinggi melahirkan falsafah kehidupan yang muncul dari pengalamannnya sehari hari tersebut.
Falsafah keseharian itu misalnya,Ana dina ana upa artinya bila ada hari ada butiran nasi yaitu masyarakat yakin betul bahwa setiap hari Tuhan memberikan rejekinya kepada hambanya didunia ini. Ada lagi dalam bahasa Indonesia falsafah kehidupan yang menyatakan burung saja setiap pagi terbang dan petang pulang membawa makanan, Hal itu menjadi pemikiran bahwa Tuhan akan selalu memberikan rejeki pula pada hambanya, Faksafah ini makin berkembang seiring dengan tingkat pemikiran para intelektual meskipun sebatas pada nilai falsafah tersebut.Sehingga keyakinan spiritual seperti itu sudah mengurat-mengakar begitu tinggi. Maka orang Indonesia sangat mengagungkan karier atau pendidikan yang tinggi. Apapun untuk mempertinggi kariernya akan dijalani dan dilakukan berapapun biayanya. Orang Indonesia optimis sekali untuk hal ini. Namun untuk mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun,orang Indonesia menurut penelitian ada aspek psikhologis yang membuat dirinya takut berbicara masalah itu, Dan ada kesan secara psikhologis mengingat hal itupun akan menimbulkan rasa tidak enak dan tidak nyaman bahkan cenderung melemahkan semangat. Sehingga mereka malah tidak mau mengingat dan mempersiapkan diri menuju pensiun sejak dini,namun mempersiapkannya dalam waktu sedikit menjelang masa pensiun.
Perbedaan dari orang Indonesia dan orang asing adalah ,orang asing mempersiapkan masa pensiun sejak umur 36 tahun,sedangkan orang Indonesia mempersiapkan pensiun pada umur 45 tahun bahkan banyak yang beberapa tahun sebelum pensiun.Yang dilakukan adalah,ada sebagian yang menabung untuk masa pensiun sejak berumur 45 tahun, atau membeli produk asuransi sejak umur itu untuk masa pensiun. Dan yang mempersiapkan hanya beberapa tahun sebelum pensiun adalah mengalokasikan dana untuk usaha wiraswsta untuk masa pensiun,berfikir wiraswsta setelah pensiun tiba,yang terakhir adalah terpuruk pada masa pensiun,cepat memakan usianya menjadi tua yang sesungguhnya karena stress pada masa pensiun yaitu yang dikenal sebagai Post Power syndrom.
SEJARAH ASURANSI TURUT MEMBENTUK SIKAP HIDUP MASYARAKAT INDONESIA.
Namun bila ditelusur lebih lanjut sikap demikian ini memang bermula dari ketidak percayaan pada lembaga asuransi untuk menanggung resiko semua ini dengan baik.yang ada hanya cerita-cerita tentang luka dengan asuransi membuta perilaku semua ini terjadi,langsung atau tidak langsung. Jadi perilaku asuransi yang buruk turut membentuk perilaku ini,membuat trauma social yang akhirnya membuat tidak percaya untuk mengalihkan resiko kehidupan ini pada asuransi.
Namun sebaliknya bila dari dulu tercatat dalam sejarah,bahwa asuransi benar benar melindungi masyarakat Indonesia tentunya sikap hidup seperti itu ada kemungkinan untuk tidak ada, Karena begitu percaya akan perilaku industri asuransi yang menanggung resiko semua kehidupan masyarakat
Maka akhirnya asuransilah yang mulai sekarang ini dituntut profesionalitasnya menghadapi semua dan menjawab tantangan ini. Asuransi harus bagus dan tidak ada celanya dalam menghadapi resiko masyarakat Indonesia.
Box IIRASA HARAP CEMAS MENGIKUTI ASURANSI
Meskipun ini pengalaman pribadi,namun bisa jadi masukan bagi industri asuransi, Penulis mengikuti semua asuransi. Asuransi Jiwa sekeluarga, asuransi pendidikan untuk anak,asuransi kebakaran rumah,Asuransi Dana Bahagia, Asuransi Investasi. Semua mengcaver kehidupan kami sekeluarga. Namun rasa harap cemas itu tetap ada. Bahwa Asuransi,bertindaklah PROFESIONAL, JANGAN LUKAI KAMI. KARENA MASA DEPAN KAMI ADA PADA PENGHARAPAN MEMBELI PRODUK ASURANSI. KIRANYA AJB BUMI PUTERA 1912,AKAN MAMPU DAN BIJAK MENYIKAPI PERMASALAHAN INI.
Banyak cara untuk mengoptimalkan potensianak . Ada yang berpendapat bahwa usia emas seorang anak adalah saat dimana dia sudah mulai berjalan dan berbicara dan rasa ingin tahunya selalu bertambah itulah usia emas dari seorang anakakan berbagai ahli melihat usia ini dan menggalinya dari berbagai potensi anak dan berbagai demensi ilmu pula, agar semua warga di Indonesia dapat informasi tentang isu ini dengan mudah dan cepat serta kalau bisa dengan biaya yang tidak terlalu mahal untuk kalangan tertentu . karena tidak semua masyarakat Indonesia adalah orang berpunya. Baik berpunya dalam soal uang dan juga berpunya dalam soal pandangan atau integensial
PENDAMPINGAN SEORANG IBU
Pada masa umur anak bisa membuka mulut dan memanggil mama,menunjuk pada benda-benda baru disekeliling, berjalan berlari memebuka tangannya untuk memeluk ibunya. Disaat itulah ibu sangat diperlukan selalu ada dan siap untuk memenuhi segala kebutuhannya.Masa ini adalah masayang banyak orang dinamakan golden age atau umur emas dimana orang tua atau seorang ibu akan dengan mudahnya memasukkan semua pengetahuan dan ilmu. Devi 35 th seorang ibu dari seorang anak bernama Putra,mencoba mendisiplinkan didikannya dengan cara sesudah adzan maghrib bergema mereka sekeluarga langsung shalat berjamaah bersama . Devi dan suaminya memang sudah komit untuk melakukan kedisiplinan ini dengan kompak untuk Putra.
Maka konsekwensinya memang sesudah salat maghrib papanya harus membaca alquran. Untuk menjadi pemacu Putra bias membaca alquran itu dikondisikan demikian sehingga Putra dengan gampang diiming kan untuk ditawari membaca surat-surat pendek juga huruf arab agar bisa membaca seperti papanya. Putra berhasil dibujuk ini dan mulailah sebelum usia satu tahun Putra sudah bisa membaca surat pendek secara hafalan.
Waktuterus berlalu,pelajaran ditambah dengan melukis atau menggambar dan juga pengenalan huruf dan membaca buku . Begitu juga ketika pagi sampai sore, ada pelajaran dan acara yang sudah terjadwal rapi. Pagi ketika ibunya mulai mengerjakan pekerjaan rumah,dia boleh bermain atau mengikutinya dengan manis. Ketika sudah waktunya tidur siang, Devi membacakan cerita pada Putra tentang seorang anak yang jadwlnya juga tertata sejak bangun tidur sampai akan tidur malam. Meskipun cerita itu mengisahkan tentang cerita anak yang sudah bersekolah, adiknya TK sedang kakanya kelas satu. Namun itu juga sebuah metode untuk meransang keinginan Putra untuk bersekolah nantinya.Seperti pada gambar atau cerita itu.
Begitulah Devi kini bias menikmati hasilnya. Putra sekarang kelas 3 SMA. Dari masuk TK sampai SD Devi tidak mempunyai kesulitan untuk Putra. Pada masanya dating sendiri pada Putra. Membaca,kestabilan emosi,kecerdaan dating tanpa benturan yang berarti. Sampai melepas susu botol sampai ke gelas hanya dengan komunikasi, bahwa dia makin menjadi besar,seperti pada orang dewasa mereka semua akan melepas masa kecilnya untuk menjadi dewasa. Dan itu disadari Putra dengan penuh keriangan menjadi dewasa.
Putra kini menjadi anak yang pandai disekolah,disenangi teman-temannya,pintar berbahasa Inggris, juga pintar bermain musik. Kepercayaan dirinya kuat,dia sering diminta berbagai lembaga untuk bermain musik.
Itulah peranan seorang ibu dalam mendampingi anaknya. Hal ini membuktikan bahwa memang peranan orang tua sangat menunjang keberhasilananaknya. Yang paling penting lagi dari perjuabgan Deviini yang bisa dilihat dengan jelas adalah,adanya
Darisini dapatlah dilihat,dampingan orang tua atauperlunya bimbingan pada masa umur sekian itu sangat diperlukan sekali dan sangat membawa dampak yang baik bagi perkembangan anak.
Pada masa ini pulalah pendidikan Paud atau usia dini itu diperlukan.. Namun sesuai dengan kemampuan ekonomi pendidikan itu bisa dicapai secara formalataupun didikan sendiri. Asalkan pengetahuan ini didapat oleh orang tua anak, insya Allah anak akan selamat pada titian ini dengan sukses,
WANITA DALAM PLURALISME ADALAH WANITA YANG HIDUP DALAM DUNIA KEKINIAN. DIA KELUAR BERADAPTASI DAN BERKOMUNIKASI DENGAN KAWAN DAN LAWAN JENISNYA. NAMUN DALAM PROSES INI DIA MENJALANI TANTANGAN DENGAN TENANG DAN TIDAK MENGEDEPANKAN ASPEK EMOSIONAL,DIA CANTIK BERMAIN DALAM SETIAP LANGKAHNYA CERDAS YANG DIILHAMI KEHIDUPAN SPIRITUALNYA. LANGKAH CERDAS INILAH SUMBANGANNYA TERHADAP PERDAMAIAN
Sekarang semenjak Kartini meluncurkan gagasannya sampai tercipta buku Habis gelap terbitlah terang sampai Kartini meninggal,memang perjuangan wanita terus bergulir dengan cepat dan juga dengan lambat Sebagian wanita bergerak secara cepat sebagian lain bergerak lambat,sebagian jalan ditempat,sebagian lain mungkin masih mengalami nasib yang tidak sebaik teman-temannya. Ada yang terbentur pada kondisi keterbatasan,ada yang tercekat dalam kekerasan rumah tangga,ada pula yang terlilit dalam kemiskinan. Begitu banyak jalan hidup para wanita, tapi dalam kesatuan dan keyakinan akan saling tolong menolong menarik tangan yang lain mengulurkan bantuan moral dan material akan bisa terjadi kesinambungan cita-cita kehidupan wanita yang lebih baik didunia kini dan didunia sana. Cita-cita itu harus ada diantara manusia terutama untuk saling bergandeng tangan dalam kehidupan yang sejahtera. Bunga bangsa,ibu negri,bak melati yang tak pernah henti menebarkan harum,bak anggrek yang tak henti memberikan keindahan pada negrinya Indonesia
Adi Luhung Akhir – akhir ini terberitakan kabar-kabar wanita dari berbagai tinjauan. Dari sisi wanitanya sendiri,dari masyarakat,dari intelektualitas,dan dari segi apa saja terutama dari gender wanita.
Namun sayangnya pemberitaan pemberitaan itu masih sangat terasa bahwa dari sisi gender wanita masih terpinggirkan.Dari segi dinamika geliat wanita sudah sangat-sangat menunjukkan kegesitannya. Bagaimaina tidak dari panggung-panggung dunia seni bisa membangun Relation ship <> dengan tokoh-tokoh partai,anggota dewan dan kaum intelektual. Ini benar-benar suatu terobosan , yang unik yang dicapai dengan suatu pemikiran dan kesiapan mental dan fisik <>yaitu pendobrakan struktur atau hierarki yang menuntut” pembelajaran-pembelajaran” yang mereka persiapkan dengan matang. Dahulu, pada jaman raja-raja dimana mereka akan mendidik putri yang didapat dari desa tempat mereka berburu,bila raja-raja itu meremukan putri yang menurutnya bisa “dikembangkan” di kraton, raja-raja itu menggodoknya dahulu dalam bimbingan protokoler kerajaan,baru setelah pendidikan itu sudah mumpuni maka siap untuk di turunkan diantara tamu-tamu kerajaan. Pada jaman pembaharuan dimana pemerintahan tidak diperintah oleh keraton lagi,maka mereka yang membangun hubungan dengan kaum pemerintahan adalah mereka yang mengenyam pendidikan yang cukup. Kaum kampus, seperti dosen atau pengamat pengamat intelektual yang mampu membangun komunikasi dengan para tokoh pemerintahan. Bahasa-bahasa mereka yang bisa mengerti ya hanya dunia kampuslah yang bisa menguaknya. Namun kini,panggung-panggung seni lebih cepat melibas kaum intelelektual ini.Meskipun kaum kampus tetap tidak akan tergoyahkan mereka. Kaum kampus adalah kelompok elite tersendiri yang mempunyai ciri khas pendidikan.Kembali pada para pelaku panggung-panggung seni, Banyak para pelaku-pelaku panggung seni mempelajari bahasa Internasional dengan baik, tata cara human relations bisa dipelajari secara otodidak atau pendidikan kilat atau lebih ampuh lagi perekrutan massa hanya para pelaku panggung-panggung seni lah yang mampu menyedot massa yang membludak.Lihatlah kampanye partai dalam pertunjukan senilah yang sukses mengumpulkan massa, barulah Orator atau para Kandidat itu tampil dengan corong,justru dari pelaku seni komunikasi kandidat dan masyarakat itu terjalin. Maka rasa terimakasih pada pelaku seni memang pantas diberikan oleh para kandidat. Jelas hal ini bukan suatu kebetulan belaka. Memasuki level yang bukan kelompok <> diperlukan komunikasi – komunikasi dan simbol-simbol yang harus dipelajari para pelaku seni secara kilat. Komunikasi dengan antar kawan seni tentunya lain dengan komunikasi para kandidat dan kaum pemerintahan. Cinderella saja, legenda tentang perbuatan baik dan buruk,dimana perbuatan baik muncul sebagai pemenang adalah tidak didapat secara gratis. Cinderella harus menabung perbuatan yang sangat berat, menanggung cercaan,makian dan kekejaman para saudara dan ibu tirinya,namun berkat ketabahan dan kekuatan hati Cinderella dan Keyakinan yang amat kuat tentang kebenaran maka akhirnya Cinderella keluar sebagai pemenang dan bisa masuk di lingkungan istana yang merupakan pusat pemerintahan. Jelaslah semua tidak ada yang didapat secara gampang sebetulnya tapi perlu pembelajaran.Begitu juga yang sudah dilakukan para pelaku panggung-panggung seni. Namun jangan sampai sebetulnya Relation Ship itu bukan suatu yang Agung dan AdiLuhung dan harus harus meninggikan harkat dan martabat wanita. Kecantikan tingkah laku wanita yang cerdas adalah bidadari surga yang berasal dari keyakinan yang kuat tentang budaya keunggulan tata susila. Keanggunan dalam kecerdasan yang ditampilkan Cinderella yang putih hatinya.Wanita dalam pluralisme dan perdamaian adalah wanita yang tegak lurus,kokoh dalam tujuan kemuliaan dan tenang dalam menghadapi semua cobaan didunia ini dan terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan.Dalam bayangan wanita itu adalah hidup ada kelanjutannya hidup didunia kini dan hidup didunia sana ,apa yang tidak dapat diperoleh disini yang sudah diperjuangkan secara penuh maka Allah akan memberikannya di dunia sana, Keyakinan seperti inilah yang menjiwai wanita yang istiqomah atau tegak lurus dalam menempuh cita dan cintanya,sehingga dirinya tidak pernah merasa putus asa dalam perjuangannya karena dalam hidupnya harapan terus menyala tidak pernah padam Itulah Adiluhung yang dimaksud Yaitu kegiatan yang dilakukan wanita yang menggambarkan kegiatan-kegiatan yang menjadikan wanita itu terangkat namanya. Janganlah wanita itu resah kalau wanita itu dalam jalan dan rel yang benar serta kegiatan yang dilakukan itu agung dan mulia. Kata-katanya indah, perbuatannya selalu melancarkan jalan orang lain, memberikan motivasi pada yang lemah,memberikan kasih sayang kepada yang memerlukan ibu,itulah yang seharusnya dilakukan oleh wanita. Dan sebaliknya resah dan gelisahlah bila perbuatan yang sebaliknya dari perbuatan agung itu mampir pada diri wanita. Manakah wanita terbaik sebetulnya? Kadang karena tertipunya keadaan dunia yang gemerlap orang sering mewisuda orang yang kaya yang menjadi sumber kebaikan,karena dari merekalah seolah-oleh semua itu bisa didapat. Sebagain dari mereka melihat tampilan fisik menjadi ukuran kebaikan seseorang atau yang membanggakan adalah dari keturunan tertentu sehingga menganggap mereka yang berketurunan itu jauh lebih mulia . Namun semua itu tidak akan langgeng apabila tidak ada kesempurnaaan dalam jiwanya yaitu bagaimana pandangan dan kebaktiannya pada agama dan santunannya pada ciptaan Tuhan dimuka bumi ini. Wanita yang bertakwa atau dalam penjabarannya berjuang suci untuk yang Maha Penciptanya adalah wanita yang akan kita pilih. Kalaulah kebetulan wajahnya cantik,kaya,dari keturunan tertentu itu asesories yang dipakainya Perjuangan putih yang tak kenal lelah seperti inilah yang diharapkan dari perdamaian. Perdamaian adalah sesuatu yang tidak mengenal pemikiran yang negatif. Pemikiran itu selalu positif dan bersih. Inilah yang membuat perdamaian itu secara otomatis tercipta. Betapa indahnya perdamaian itu dari tangan tangan dan perilaku tulus wanita. Perdamaian adalah keadaan dimana manusia merasakan betapa indahnya hidup berdampingan dengan manusia lain.Jauh dari rasa takut yang mencekam karena dampak perkembangan jaman yang negatif,kalau perilaku wanita seperti diatas mustahilkah perdamaian itu ada? Ada perdamaian atu ada diantara wanita yang perperilaku seperti diatas. Wanita makhluk surga dengan perilaku putihnya,dan surga didunia dalah perdamaian. Sedangkan dalam pluralismenya adalah bagaimana wanita itu terjun dalam kancah kehidupan yang penuh dengan beraneka ragam permasalahan diduni secara umum di lingkungan sendiri pada khususnya . Wanita keluar rumah dalam tidak tinggal dalam rumah memang mempunyai permasalahan tantangan tersendiri. Bagaimana mereka harus bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat.Wanita sebagai pribadi yang berkembang akan berbenturan dengan permasalahan pribadi dan keluarga. Tapi berkat keyakinan wanita yang ikhlas dalam menempuh permasalahan tsb dan menghadapi dengan penuh kesabaran dan keimanan yang teguh,wanita itu akan menjadi pemenang bagi dirinya,keluarga dan bangsanya. Wanita yang berada dalam rumah atau menjadi ibu rumah tangga sebetulnya mempunyai perjalanan sendiri dalam terjun ke kancah pluralisme.Yaitu dengan cara menyumbangkan fikiran dan membuka diri dalam dunia informasi . Yaitu dengan banyak membaca ,mengikuti informasi surat kabar,dan ikut berpartisipasi di Koran tersebut misalnya menyumbang pakaian bekas atau sembako bila Koran tersebut mengadakan program demikian,mengikuti lomba bila ada program lomba dan sebagainya. Jadi menjadi ibu rumah tangga juga bisa menjadi professional mengikuti perkembangan dan tuntutan jaman Perbedaan jenis kelamin.suku,etnis,warna kulit,bahasa,adat,budaya dan bangsa adalah bagian dari hokum yang ada di alam ini. Dalam penciptaan Tuhan pada manusia yang diturunkan di bumi. Tuhan pasti tidak menghendaki perbedaan itu membuat perpecahan diantara ciptaannya tersebut untuk berpecah belah,bermusuhan. Melainkan dengan perbedaan itu manusia diharapkan untuk saling kenal mengenal dan tolong menolong untuk memakmurkan bumi. Berbeda tidak seharusnya kemudia manusia itu berbecah dan berbelah apalagi bermusuhan,namun perbedaan ini Tuhan menguju ketahanan diri kita dalam berdiri di tengah-tengah dengan arif dan bujaksana untuk bersinergi dengan harmonis dan sempurna ,sesempurna pengharapan Tuhan menjadikan manusia yang kuat dan tahan dalam kematangan emosi menghadapi keberagaman. Bukan kecerdasan seperti ini adalah sebuah kecerdasan yang sempurna? Betapa indahnya wanita yang berkepribadian seperti ini,wanita yang jauh dari sakit yang bertanam dalam hati. Yaitu wanita yang dekat dengan keramahan alam dan isinya dalam makna yang menitik segala segi. Bila dilihat apabila keberagaman itu diumpamakan sebuah bangunan,kesempurnaan bangunan itu terpadu dari bahan bangunan yang beraneka ragam komposisinya. Sehungga dari situlah terbentuk bangunan yang kuat , Tidak ada yang salah satunya banyak dibutuhkan melainkan komposisi yang pas adanya. Bila itu diterapkan pada manusia yang beraneka ragam,penciptaan Tuhan juga demikian adanya.Bukan salah satu suku yang banyak dibutuhkan tapi semuanya salang membutuhkan.Jadi Tuhan juga mengharapkan untuk tidak mengunggulkan salah satunya dan kemudia menghinakan salah satunya pula,namun bersatu padu untuk kekuatan kebangsaan. Akan halnya wanita adalah demikian. Jangan satu kaum mengungguklan kaumnya dan satu kaum menghinakan kaum yang lain karena bisa jadi kaum yang dihinakan itu pada akhirnya menjadi kaum yang tinggi dan lebih baik dari kaum yang menghinakannya dan sebaliknya kaum yang menghinakannya pada akhirnya nanti akan menjadi kaum yang rendah atau lebih jelek daripada kaum yang dihinakan dahulu. Dunia bak roda yang berputar kadang berada diatas kadang berada dibawah kalau sampai pada waktunya,kejadian itu akan terus menerus berputar seiring dengan waktu yang terus menerus berlalu. Hal ini tidak akan menjadi masalah apabila sikap selama kurun waktu dalam perbedaan itu bagus dan tidak ada perubahan. Wanita cerdas akan memikirkan hal itu ,bukan waktu yang sesaat tapi jangka waktu yang lama lah yang yang dipentingkan oleh wanita cerdas.
Saluran Berderma Itu semua adalah kiprah para gender wanita yang berada di suatu kelompok tertentu yang gejalanya bisa dipelajari bagi wanita yang biasa bahkan ibu rumah tangga dalam kondisi apapun. Bagaimana caranya menyelenggarakan dunia wanita yang hidup dan mencapai Cinderella kehidupan dan Bidadari Surga?
1. Berkumpul menjalin kebersamaan, Ajaklah beberapa kawan wanita minimal 4 orang, buatlah sanggar dirumah salah seorang dari 4 tersebut. Diskusikanlah dulu bahwa sanggar ini untuk mengisi waktu dalam kemanusiaan, sanggar itu bisa dibentuk ruang pamer dari keahlian para anggota itu. Pamerkanlah di ruang pamer,rencanakan pembukaan secara unik sederhana atau bagaiman sesuai dengan selera. Barang-barang pameran itu bisa untuk kegiatan pencarian dana dan markas sehari hari.
2. Kegiatan amal
Rencanakan kegiatan untuk membantu siswa-siswa yang kurang mampu, dari yang mudah dahulu menyelenggarakan les gratis siswa SD kelas bawah,membaca, matematika bagi siswa yang kurang mampu,kursus melukis gratis, membuat kerajinan kerajinan gratis,menari atau kegiatan-kegitan amal sesuai dengan keinginan pembuat pepamer.dan mulailah berjalan secara konsisten
3. Gandeng Donatur
Carilah donatur seiring dengan berjalannya kegiatan amal tersebut lakukan lakukanlah secara telaten dan jangan meremehkan donatur berapapun yang diberikan,teruslah konsisten dengan cita-cita surgawi dengan degiatan amal ini ,makinlah berkembang-berkembang jangan pernah bosan mengelola dan menciptakan ide-ide baru untuk kemajuannya.
Bersatulah wanita wanita saling kasih dan akrab jembar hati dan dada,karena dalam berkumpul begini biasanya terdapat friksi-friksi yang terjadi karena rasa capek,keinginan yang cepat terwujud, hambatan yang didapat dilapangan,atau memang godaan dari luar yang akan mengacaukan perjuangan suci itu. Namun semua itu sadarilah dengan hati yang dingin jauh dari emosi,selalulah memakai kekuatan fikiran. Gejala yang termasuk tantangan tersebut diatas itu lewatkanlah fikirannya jangan harapkan masuk sampai ke perasaan,namun padukanlah dengan nilai-nilai religius yang tinggi. Dan selalu dengungkan dan sadarkan pada kelompok anda setiap kali berkumpul dan menemui masalah. Ada suatu contoh kelompok wanita yang cantik dalam perilakunya, setiap rasa capek dan tantangan yang melelahkan itu datang, salah satu dari mereka melantunkan ayat Allah dengan isinya, wahai Dzat yang tidak tidur dan lelah sepanjang waktu, memayungi dunia dengan melihat dengan singgasananya….. itulah catatan bahwa yang diatas itulah yang selalu memantau kita mencatat segala yang manusia tidak mencatat, maka perjuangan itupun juga tidak sia-sia karena Allah tahu semuanya. Etos kerja yang luar biasa, menggalang persatuan kegiatan surga ini.Cantik dan Adiluhunglah sebutan yang akrab bagi aktivis ini, gejala-gejala kekinian bisa menjadikan kita pelajaran yang berharga untuk melengkapi dan menutup kekurangan,salimh berkesinambungan dalam perjuangan cantik manusia,bukan saja para pelaku seni saja,atau intelektual saja,tapi para aktivis surga yang mengemban anak negrinya tercinta.dan menciptakan perdamaian dengan tingkah laku yang nyata,tidak sekedar wacana saja.
Demikianlah wanita dalam pluralisme memang sebenarnya kalau kita kaji adalah wanita yang benar-benar sempurna dalam kehidupannya. Hal ini akan menujukkan kesuksesannya yang hakiki, bukan hanya ketika seorang wanita berhasil meraih puncak karir,dalam keuntungan dunia saja namun menimbulkan simpati semua fihak.