Sabtu, 17 Juli 2010

PRESS RELEASE

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, dalam tahun ajaran baru 2010/2011,mengadakan Masa Orientasi siswa { MOS } yang diselenggarakan pada tanggal 12 sampai dengan 14 Juli 2010.


Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa baru kelas satu sekolah Dasar itu mengenal sekolahnya dengan baik, dengan kekhasan anak yang mempunyai pribadi yang unik.Untuk itu tema dari MOS ini adalah “Belajarku Menyenangkan “ agar siswa benar-benar menikmati betul masa pertamanya di sekolah tanpa rasa takut.

Adapun yang akan digelar untuk mengusung tema tersebut adalah sandiwara boneka, menyanyi dengan iringan musik bersama dan solo, tari daerah, rebana dan kegiatan yang menjadi ciri SD Muhammadiyah 1 yaitu pentas wayang dengan dalang cilik.

Namun tidak bisa lepas juga yaitu kegiatan keagamaan yang dikemas secara menarik dengan peragaan layar maya dan movie story tentang agama. Sehingga siswa mencerna dengan ringan namun mengena.

Akhir dari acara MOS ini ditutup dengan mengunungi rumah dinas Walikota. Dimaksudkan agar sejak dini siswa sudah dikenalkan dengan tempat pemerintahan di kotanya yang di pimpin oleh walikota dengan kediamannya di pusat kota solo yang dinamakan “ Loji Gandrung “

Meraih Prestasi

Pesan yang disampaikan pada siswa dalam gelar MOS yang dikemas serba menyenangkan ini diharapkan siswa baru menjadi siswa yang selalu mempunyai keinginan untk belajar dengan riang gembira dan mencapai prestasi setingi tinggi tanpa rasa malas. Dan selalu mengutakan hati yang riang. Seperti yang dipesankan oleh Nabi Muhammad SAW yang dicontoh tindakannya yaitu menjadikan tempat pendidikan atau sekolah itu sebagai Taman Surga.

(Novi Saptina)


Minggu, 30 Mei 2010

PERGINYA ORANG-ORANG NEGRI KINI

(Beruntun para tokoh-tokoh Indonesia berpulang ke hadirat NYA)


Terakhir ini banyak orang Indonesia yang sudah dipanggil Tuhan untuk kembali ke sisinya. Yang baru saja hangat di depan mata adalah pencipta lagu Bengawan Solo yang tutup usia,setelah berulang kali masuk rumah sakit.


Tak bisa dipungkiri semua hamper mengatakan, pada sosok yang sederhana tercipta karuya yang mendunia. Namun walaupun berbagai pebfhargaan dan kenyataan tetap saja kesederhanaan itu melekat di dirinya. Itulah kesederhanaan yang berdampak tidak sederhana.

CUKUP PENGHARGAAN

Sejak malam kabar meninggalnya Gesang,kota Solo langsung iaga untuk membuat rencana prosesi pemakamannya. Pandu HW, yaitu sebuah organisasi kepandua pada jaman gesang muda. Kalau sekarang pramuka, Namun kepanduan ini sampai sekarang masih ada. Kepanduan eranya inilah yang mengawal jenazahnya keluar dari tempat duka hingga ke jalan raya. Diiringi drum band kepanduan ini pula. Sedangkan ribuan siswa-siswa Sekolah Dasar menyambut sepanjang jalan dengan lagu Bengawan Solo.


Selanjutnya Pemda menerima nya di Balaikota. Disitulah semua tokoh berkumpul memberikan penghormatan terakhir pada Gesang sederhana ini.


Dan TV local serta nasional terus me-record dan mengupas prosesi ini. Sampai malam hari. Para musisi membicarakan bagaimana masyarakat jepang hafal lagu Bengawan Solo. Bila konser di Negara ini bak mengiringi konser Negara karena seluruh yang hadis akan bernyani, seperti ketika kepergian gesang diiringi lagu siswa-siswi Sekolah dasar itu, namun di negara lain.

IBU AINUN HABIBI

Selanjutnya perginya istri pak habidi yang juga disambut para pecintanya rintisan amaliyahnya yang banyak kehilangan ibu yang baik hati ini. Ini juga meninggalkan jejak yang manis sekali. Dan beberapa nama yang telah pergi yang meninggalkan negri tercinta dengan jejak yang baik. Menjadi kaca benggala bagi kita bahwa kepergian yang manis adalah kepergian dengan hati yang putih dan kesederhanaan yang berdampak tidak sederhana.


Kadang kita mementingkan penampilan untuk menunjang profesi kita. Namun pada kenyataannya sejarah membuktikan mereka-mereka yang tercatat dengan jejak manis itu adalah mereka yang sederhana namun mempunyai kedalaman berfikir dan berkembang pada misi dan visi yang mendunia. Ini hanya dilakukan orang -orang yang mempunyai pengabdian tingi pada suatu ilmu.

Novi Saptina

Guru SD Muhammadiyah I Solo


Selasa, 20 April 2010

PERGURUAN TINGGI IDAMAN

[ Sebuah harapan agar Perguruan Tinggi sebagai bewawasan budaya Unggul]



Proses edukasi yang komprehensif berperan penting dalam mentransformasi modal diri agar memilii kompetensi yang lebih unggul. Begitulah yang menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih perguruan tinggi.
Banyak orang setuju pendidikan adalah senjata yang paling ampuh untuk merubah dunia pada umumnya,dunia dirinya pada khususnya . Sebodoh-bodohnya orang bisa mengatakan bahwa jika pendidikannya cukup maka hidupnya tidak akan terlalu menderita-menderita amat,begitulah kata nya. Seorang teman juga berkata, memang ya kita kalau S1 itu kalau dipikir ya masih kurang kok, kayaknya sih masih setengah perjalanan. Coba kalau kita S2 lebih leluasa gerak kita. Mau menjadi dosen ya sudah terbuka,dan nantinya akan terbentang lagi jalan yang lebih lebar.
Kalau dipikir kok benar juga ya, kata seorang teman tadi. Dia sudah berfikir yang jauh kedepan. Namun masalahnya sekarang, ya kalau keuangan akan sampai ke S2 kalau hanya S1 lalu perguruan tinggi yang bagaimana yang akan dimasuki oleh calon-calon mahasiswa tersebut ?



Lembaran kehidupan

Ketika jurusan kuliah dipilih, saat itulah seorang sudah mulai akan terbentuk kehidupannya,Universitas yang popular saja belum jaminan. Lebih berdasar pada minat siswa untuk mempelajari bidangnya.Namun minat juga harus didukung dengan lingkungan yang kondusif untuk membentuk kepribadiannya. Maka harus dipilih universitas yang ideal untuk membawanya kepada manusia yang utuh.

"Kualitas tidak diraih karena kebetulan belaka,tetapi merupakan hasil dari tujuan jelas,perjuangan keras,panduan tepat,tindakan cerdas,kesemuanya adalah hasil memilih satu keputusan dari banyak alternative dengan bijak" ( William A. Foster ,angkatan laut Amerika Serikat yang gugur pada Perang Dunia II )

Bila dilihat dari statemen ini benar-benar diakui memang dalam melakukan tindakan tertentu sebetulnya telah bebaris rentetan panjang dampak dari tindakan itu. Begitupun perguruan tinggi itu juga sebuah proses panjang dari seorang calon mahasiswa dalam menentukan keputusannya menjadikan diri manusia yang akan menggenggam dunianya.
Yang perlu diperhitungkan kebutuhan aktualitas pasar sekarang juga bisa menjadi pertimbangan. Bukan asal kesenanganya saja kalau tidak laku kan juga menjadi beban. Maka menilik pasar yang actual juga penting. Seperti mempertimbangkan aspek jurusan misalnya desain, teknik, ICT, Bahasa dan Planologi,Kesehatan dan pendidikan, juga bisnis, adalah jurusan-jurusan yang menjawab tantangan pasar sekarang ini. Bila lebih mengglobal lagi adalah yang mempunyai wawasan masa depan yaitu yang ramah lingkungan, karena bumi menghendaki anak bangsa yang mempunyai wawasan luas untuk memeliharanya.
Padas umber daya yang mempunyai kelebihan wawasan ini tentunya akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan ataupun negaranya.
Akhirnya dari sebuah pilihan ini calon mahasiswa sudah mempunyai gambaran untuk menentukan nasibnya pada sebuah perguruan tinggi untuk ilmu yang harus didalami.
Sedangkan pada pihak perguruan tinggi yang menyediakan areanya untuk anak bangsa ini bisa mempunyai gambaran apa yang harus disediakan untuk menciptakan sumber daya bagi bangsanya sehingga perguruan tinggi itu benar-benar mampu mencetak generasi bagi negerinya yang ia banggakan. Maka perguruan tinggipun harus mempunyai nasionalisme yang tinggi { Nation Building}


Berprestasi lebih mendalam

Perguruan tinggi idaman bangsanya selan memenuhi kebutuhan diatas juga harus memenuhi kbutuhan spiriritual dan emosional sumber daya manusia memfasilitasi kegiatan mahasiswa untuk berbaur dengan masyarakat dan kehidupan rohani yang terus diasah menekankan pada sisi manusia sebagai pribadi maupun masyarakat untuk bekal menjadi utuh,juga menggalang kerjasam dengan berbagai fihak demi terselenggaranya beasiswa-beasiswa bagi yang berprestasi sehingga memacu mahasiswa dan mencetak sumber daya manusia yang kuat.
Demikianlah kiranya perguruan tinggi idaman yang dicita-citakan bangsa.Perguruan tinggi mana yang bisa merangkum aspirasi yang terpadu demikian akan menjadi harapan tanah airnya dan masyarakatnya


Novi Saptina.

Minggu, 28 Februari 2010

MARI KITA JUJUR SAJA

Sekarang wacana dikejutkan dengan adanya para ilmuwan yang ternyata dalam mencapai keilmuannya menggunakan jurus plagiat untuk mempercepat tujuan akan akan dicapanya.Dan itu tejadi pada ilmuan yang tingkatnya sudah tinggi. Sebenarnya apa hal itu menghebohkan dan mengejutkan ? sepertinya tdak juga. Itu hanya ada pada kelompok yang dikategorikan jujur atau tidak jujur, Dan kelompok ini tidak muncun sekarang ini saja tapi sudah sejak jaman nabi-nabi, jujur dan tidak jujur ini adala dua kutub hati manusia yang saling tarik menarik dalam menjalani hidupnya.

PEMISAHAN

Di Bali semua yang dianggap akan berkembang dan hidup diberikan tanda garis pemisah yaitu simbol kain yang kotak-kotak motifnya dan berwarna hitam dan putih, itu adalah simbol pemisahan yang tegas antara kebaikan dan kejahatan termasuk didalamnya adalah jujur atau tidak jujur.
Jadi masyarakat Bali selalu diingatkan dengan simbol itu agar berlaku jujur atau tidak jujur. Dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Wuenak bener deh panduan kehidupan jelas nyata sudah, bisa diikuti secara cetha wela-wela kalau orang jawa bilang yang artinya jelas betul kelihatan tanpa tedeng aling-aling.


PILIHAN TERBAIK

Lalu bagaimana dengan kita yang bukan orang Bali? Kita akan memilih saja pilihan terbaik dalam hidup. Pilihan yang terbaik adalah jujur. Apakah betuk wong jujur kojur? Kata orang jawa pula? Yang artinya orang yang jujur akan menemui perlakuan yang tidak enak. Apakah tidak jujur, so pilihannya? Kenapa dibuat makin runyam lagi ? Tidak jujur membuat permasalah menjadi berbelit belit. Perlu beberapa step untuk berlaku tidak jujur, harus bohong, menutupi kebohongan, melakukan plan A, melakukan plan B dan masih banyak yang akan mengikutinya lagi.
Tapi dalam jujur hanya mengikuti dua step tindakan yaitu bertinadak dan mengatasi akibat tindakan. Akibat tindakan tidak akan sulit dipertanggung jawabkan karena tidak ada kepura-puraan semuanya nyata adanya sehingga mudah diatasi. Kalau ada fihak yang ingin memelintir kejujuran ini yang diatas tidak akan tinggal diam, jadi untuk apa berbuat tidak jujur, lebih baik jujur saja. Yang diatas akan bekerja untuk kita, Melalui malaikat yang ada disamping kita, dengan kekuatan yang tidak dilihat manusia tapi mematikan. Diri kita menjadi manusia kuat yang tak terkalahkan oleh manusia manapun


Novi Saptina
Guru SD Muhammadiyah 1 Solo

Senin, 08 Februari 2010

PILIH MENGISI WAKTU SENGGANG DENGAN RUBIK

Banyak pilihan mengisi waktu senggang,bisa membaca, olah raga ,main kartu atau yang lain. Namun ada waktu luang yang diisi oleh sekelompok anak –anak remaja dengan sebuah benda berbentuk kubus,dan ternyata hobby waktu luang ini bisa mengangkatnya dalam kancah nasional dam internasional



Benda itu bernama RUBIK, sebuah kotak kubus dengan warna-warni ada hijau putih orange biru kuning dan merah. Kotak ini terpecah beberapa kotak-kotak kecil naum saling terkait dan bisa diputar-putar guna menemukan warna bagian-bagian kotak yang kecil yang diacak bisa bersatu kembali sesuai dengan warnanya. Tentu saja memerlukan ketekunan ketelatena dan cara tertentu agar cepat bisa menyusun kembali wana yang diacak. Namun toh remaja-remaja itu begitu cepat memainkannya dalam hitungan detik


Mudah dan asyik

Hobby ini menurut mereka terhitung murah,karena hanya bermodalkan alat yang hanya seharga sepuluh sampai dua puluh ribu saja sudah bisa sedemikian asyiknya bermain dan tidak pernah habis.
Alat ini bisa saja dibawa ke sekolah,ke tempat teman ke saudara atau kemana saja,ketika waktu menunggu tida, alat ini bisa menjadi teman yang setia untuk membunuh rasa jenuh dan sekalian senam otak. Ditanggung aman aman saja,disbanding hobby hobby yang lain seperti nge game, lebih kelihatan intelek ini.



Jadi master

Nyatanya seperti remaja Solo yang bernama Jian, Utut, Ikhsan, hobby ini ternyata menyabet juara nasional dan internasional. Komunitasnya di Solo ada juga beranggotakan 50 orang. Wueeh asyik juga.


Jadi rubukpun bisa untuk meraih mimpi…….jalan menuju Roma banyak sekali memang. Manfaatkan masa muda untuk berbagai hal yang positif. Modal sedikit hasil booming.

Senin, 04 Januari 2010

IKLIM SEBAGAI SUATU PENGAWASAN

Beberapa hari yang lalu dunia disegarkan dengan adanya konprensi Copenhagen Denmark yang akan menjadi berita baik bagi pengendalian pemanasan global. Sepertinya kita akan senang dengan ini karena akan ada solusi untuk bumi dan anak cucu agar bisa menempati bumi dengan aman. Seperti sekarang kita masih menikmati alam denga bahagia, karena nenek moyang kita dulu menjaganya dengan arif tentang ala mini.


Namun ada kabar yang mengatakan bahwa konfrensi ini menghasilkan keputusan yang tidak mengikat sehingga banyak agenda yang bisa ditunda pelaksanaaanya karena tidak mengikat tadi. Lha bagaimana?Apa saja yang menjadi ringan saja ,ancaman iklim yang ada di bumi ini ?

Itulah ,semula konfrensi ini diharapkan agar menghasilkan keputusan yang rinci mengenai pengurangan buangan gas emisi dari Negara maju dan berkembang.Namun ternyata tidak secara spesifik mengatur pembuangan gas emisi dari amerika dan china yang termasuk paling besar menghasilkannya.
Sebenarnya konprensi ini adalah perhelatan paling akbar karena 190 negara hadir, ini kan menujukkan bahwa sebenarnya banyak ketertarikan untuk memecahkan masalah bumi ini.




SERUAN ALAM

Bagi Indonesia alam sudah berseru nyata, bencana ada dimana-mana penduduk sudah kocar kacir karena bencana,Perubahan iklim bagi Indonesia sudah dirindukan penyelesaiannnya. Maka sebetulnya Indonesia harus cepat bertindak apalagi dalam forumdunia dan bertemu langsung dengan yang membuat gas buangan emisi yang paling besar. Agar bisa dirembuk saling berbagi dan berbantu
Bentuk bumi kita yang bulat biru putih berkilau dengan kutub es yang bersinar-sinar sepertinya sebentar lagi sudah tidak akan ada gambaran seperti itu lagi,perubahan iklim tidak ditentukan lagi oleh sistim iklim global lagi, tapi lebih pada tidakan manusianya. Yitu bertindak,diam saja, atau tidak bertindak,karena biru putihnya warna bumi rumah bersama itu sudah buruk, dan puncak salju yang merupakan harapan masa depan sudah mengalami pemanasan dua kali lebih cepat.
Di Kopnhagen sejumlah bangsa harus membicarakan masalah ini. Namun ternyata kesepakatan kopemhagen butuh aktu yang lama dan masih bersifat jangka panjang.



Bertindak sendiri di Indonesia,



Yang penting bangsa Indonesia menyelamatkan diri sendiri,meskipun ini tidak akan berhasil mutlak karena rumah bersama saling berkaitan,kalau tidak kompak menangani secara bersama akan tidak ada hasilnya. Tapi itulah yang terjadi,para pembuat gas emisi terbesar ya merasa Negara besar yang sulit untuk mengerem tidakan radikal menyelamatkan bumi.
Maka dimulai dari Indonesia saja yang harus mempertahankan Ijo royo=royonya nenek moyang dan menjaganya seperti para nenek moyang menjaga dulu. Kembali kepada alam dan sahabat manusia,pada filosofi-filosofi yang mempertahankan kebijaksanaan alam,tidak serakah mengeruk kekayaan alam,sampai dengan bertindak dan berperilaku selaras dengan alam. Ayo sadarlah semua anak negri ,bangun negri tercinta dengan semangat pantang menyerah. Kepada generasi muda, baca apa saja yang berhubungan dengan memelihara alam, dan jelajahlah segala kekayaan alam dan inventarisasi dengan cara memiliki bersama dalam rasa kebangsaan.








Novi Saptina
.

Minggu, 27 Desember 2009

PERTUMBUHAN IDEALISME REMAJA DALAM JAZZ DI SOLO


Akhir tahun 2009 ini banyak sekali acara pagelaran jazz dimana-man antara lain Jakarta,Bandung,Makasar,Ambon,Yogya.dan Solo.Khususnya di Solo setiap bulan ada perhelatan itu,dan yang terbesar pada pertunjukan akbarnya di bulan November,bareng-bareng menggelar jazz bersama dengan para jazzer ibukota,Dian PP,Deddy dukun,Maya Hasan,Yovie,dll
Senang rasanya menonton pertunjukan musik seperti ini. Pengunjung diajak mengapressiasi satu persatu alat-alat musik dalam mereka berfussion atau ber swing.



Solo Jazz Society

Ketika Malam tiba di Koridor Pasar WinduJenar Ngarsopuro Solo, sekelompok anak muda mempersiapkan peralatan musik Jazz juga menyiapkan tempat penonton menikmati sajiannya. Ada perasaan bangga,mereka adalah remaja menyalurkan idealismenyanya membuat karya yang cukup cerdas dan bisa menjadi sajian kotanya yaitu kota Solo.
Betapa tidak sajian mereka bisa dinikmati beberapa kalangan,tua,muda,lokal mancanegara karena memang mereka mempunyai kepiawaian yang memadai dalam musik jazz. Pakai batik lagi,itu menunjukkan mereka generasi yang peduli terhadap budaya bangsa khususnya kotanya.
Adalah Solo Jazz Society (SJS) pemrakarsa kegiatan remaja musik berbalut budaya itu. Setiap mereka tampil acara sekeliling bisa beralih perhatian pada mereka. Lihatlah mereka setiap bulanya akan selalu tampil di kota ini,perhatikan informasinya, dia menghiasi setiap sudut kota solo. Balai kota, Pasar Gedhe,Pasar Ngarsopuro, dan tempat-tempat lain menarik.

Dinamika apresiasi

Gejala remaja menyukai musik jazz ini bisa dilihat dari perhelatan ini selulu sukses dan penonton remaja menikmati betul suasana ini juga pemainnya saat berfusion dengan alatnya.Keyboard,guitar,bass dan drumb. Dalam sejarah menyebutkan kaum baya penikmat jazz kini sudah bergeser. Remaja-remaja sekarang menggoyangkan kaki kepala,dan badannya pada hentakan musik jazz. Ini memang dinamika,karena talenta yang lebih pada pemegang aalat-alat musik dan berjalan menyalurkan kelebihannya dalam jazz.
Selamat generasi muda Solo, Selamat berjaya dan berkarya untuk Solo Jazz Society.


Novi Saptina